Manusia Purba di Jawa Masih Hidup Saat Sejenisnya Punah di Muka Bumi

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 23 Des 2019 16:00 WIB
Foto ilustrasi (Istimewa)

Temuan ini menunjukkan bahwa Homo erectus merupakan manusia purba dengan masa hidup terpanjang ketimbang manusia purba jenis lainnya. Homo erectus hidup lestari selama 1,8 juta tahun. Bandingkan dengan manusia (disebut sebagai Homo sapiens modern) yang umurnya belum sampai sejuta tahun di dunia ini. Ilmuwan memperkirakan manusia modern baru berumur 200 ribu tahun lalu atau 130 ribu tahun lalu.

Temuan dari Ngandong ini juga menunjukkan Homo Erectus ternyata berumur lebih panjang ketimbang yang semula diperkirakan. Sebelumnya, Homo erectus diperkirakan sudah lenyap dari permukaan bumi sejak 500 ribu tahun lalu. Ternyata fosil dari Ngandong membuktikan Homo erectus masih hidup sampai 108 ribu tahun lalu.

"Ini menegaskan bahwa Ngandong adalah situs Homo erectus termuda yang ditemukan di mana pun di dunia," kata penulis studi dan ahli paleoantropologi di University of Iowa, Russell Ciochon, dilansir CNN. "Kami telah mengakhiri kontroversi panjang mengenai usia situs penting ini dalam evolusi manusia," tambah Ciochon.



Kenapa Homo erectus di Jawa tidak ikut punah ketika Homo erectus lain di dunia sudah punah duluan? Jawabannya sekaligus merupakan penjelasan penyebab kepunahan mereka.

Dahulu kala, Pulau Jawa belum menjadi hutan hujan seperti hutan-hutan lebat tropis di Indonesia saat ini. Dulu, Jawa adalah hutan terbuka (open woodlands), tempat hidup yang cocok untuk Homo erectus berburu dan mencari makan. Namun sekitar 120 ribu tahun lalu, hutan terbuka berubah menjadi hutan hujan dengan pepohonan yang rapat.

Manusia Purba di Jawa Masih Hidup Saat Sejenisnya Punah di Muka BumiTempat hidup Homo erectus era dulu. (Rizal Y, Westaway, KE Zaim dkk/Jurnal Nature 2019)