Penusuk Bapak dan Anak di Bangka Ditangkap, Motifnya Dendam Kena Tegur

Deni Wahyono - detikNews
Senin, 23 Des 2019 12:16 WIB
Tersangka Duncunli (32), penusuk Arpan (48) dan Rafi (20) ditangkap polisi. Foto: Deni Wahyono/detikcom.
Pangkal Pinang - Pelarian Duncunli (32), penusuk Arpan (48) dan Rafi (20) di Bangka berakhir. Duncunli mengaku menusuk bapak dan anak itu karena menaruh dendam gegara ditegur korban saat kebut-kebutan mengendarai mobil.

Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono Septana mengungkapkan Ducunli diamankan Buser Polres Pangkalpinang di Desa Teladan, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Pulau Bangka, Minggu 22 Desember 2019.


"Motif karena pelaku dendam (sakit hati) saat ditegur korban," kata Iman saat rilisdiMapolres, Senin (23/12/2019).
Motifnya karena dendam. Foto: Deni Wahyono/detikcom. Motifnya karena dendam. Foto: Deni Wahyono/detikcom. Foto: Deni Wahyono/detikcom

Menurut dia, Ducunli ditangkap di rumah kerabatnya. "Usai kejadian pelaku langsung melarikan diri ke Desa Teladan Toboali, Bangka Selatan. Bersembunyi di rumah kerabatnya," ujarnya.

Penusukan korban terjadi saat pulang kerja membuat siring bandar di daerah Desa Sampur, Bangka Tengah, Babel, pada Sabtu (21/12/2019) sekitar pukul 15.30 WIB. Ducunli yang berboncengan dengan rekannya menunggu kepulangan kedua korban.


Tepat melintas di Desa Kebintik pelaku langsung menyerang kedua korban dengan sebilah pisau. Kata Imam, pelakunya satu orang, rekannya hanya menemani. "Terungkap setelah anggota mendatangi rumah kontrakan pelaku di Desa Sampur. Ditemukan sepeda motor dan baju yang dipakai pelaku," jelas Kapolres.

Polisi menyita motor dan baju pelaku.Polisi menyita motor dan baju pelaku. Foto: Deni Wahyono/detikcom

Usai mendapatkan bukti-bukti, petugas langsung memburu pelaku. Pelaku akhirnya berhasil diringkus tanpa perlawanan oleh petugas. "Yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan, diserahkan oleh keluarganya," tambahnya. (aan/aan)