Mitos atau Fakta? Ular Bisa Ditangkal Pakai Garam

Faisal Javier - detikNews
Sabtu, 21 Des 2019 14:35 WIB
Penyuluhan komunitas reptil soal cara menghindarkan kobra, di Depok (Faisal Javier/detikcom)
Depok - Menangkal ular dengan garam jadi kepercayaan umum di masyarakat. Namun kepercayaan tersebut mitos atau fakta?

"Karena ular bukan hewan berlendir. Ular tidak mengeluarkan kelenjar keringat. Yang takut sama garam itu hewan berlendir atau punya kelenjar keringat," kata anggota Komunitas Pemerhati Herpetofauna Aspera, Averroes Oktaliza, saat memberi sosialisasi kepada warga di Kaveling UI Timur, RT 8 RW 2, Tanah Baru, Beji, Depok, Sabtu (21/12/2019).

Averroes sempat mendemonstrasikan ular sanca yang sekelilingnya ditaburi garam. Ular tersebut masih dapat menembus taburan garam.


"Kecuali garamnya 2 kilo, 10 kilo. Mati ketiban ularnya," celetuk Averroes yang disambut tawa warga.

Oktaliza menjelaskan ular punya cara tersendiri untuk membersihkan badannya, yaitu dengan mengganti kulitnya. "Dia membersihkan badannya dengan apa? Blungsungan (melungsung atau ganti kulit) kalau kata orang-orang, ganti kulit," tuturnya.

Mitos atau Fakta? Ular Bisa Ditangkal Pakai Garam Garam bisa menangkal ular ternyata mitos belaka (Faisal Javier/detikcom)

Untuk menangkal ular masuk ke rumah, Oktaliza menyarankan warga menggunakan wangi-wangian. Namun ia menyarankan agar wangi-wangian yang digunakan bukan cairan, agar tidak mudah menguap.

Selanjutnya
Halaman
1 2