Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Palestina

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Palestina

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2026 14:26 WIB
Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Usai Menang Atas Australia (Foto: REUTERS/Hannah McKay)
Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Usai Menang Atas Australia (Foto: REUTERS/Hannah McKay)
Jakarta -

Timnas Mesir meraih kemenangan bersejarah di Piala Dunia 2026. Pelatihnya, Hossam Hassan, mendedikasikan kemenangan timnya atas Australia tersebut kepada rakyat Palestina.

Mesir menunjukkan ketenangan untuk mengalahkan Australia 4-2 melalui adu penalti. Untuk pertama kalinya, Mesir berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia setelah adu penalti melawan Australia usai bermain imbang 1-1 dalam pertandingan babak 32 besar di Stadion Dallas, Amerika Serikat pada hari Jumat (3/7) waktu setempat.

Dilansir media Al-Jazeera, Sabtu (4/7/2026), berbicara kepada wartawan setelah pertandingan, Hassan berkata: "Semoga Allah menganugerahkan kemenangan kepada mereka [rakyat Palestina], semoga Allah mengampuni para martir mereka."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya katakan kepada mereka: Saya mendedikasikan kemenangan ini kepada rakyat Mesir dan rakyat Palestina, orang-orang yang baik dan terhormat itu."

ADVERTISEMENT

Hassan membawa dan membentangkan bendera Mesir dan Palestina ke lapangan setelah kemenangan tersebut. Sementara timnya membungkuk di tanah sebagai tanda penghormatan.

Beberapa fans sepak bola Palestina menggunakan media sosial untuk mengungkapkan kegembiraan mereka bersama Mesir.

"Untuk pertama kalinya, saya mengikuti Piala Dunia dengan antusiasme sebesar ini." "Kegembiraan," tulis Tamer Nahed yang berbasis di Gaza dalam postingan di media sosial X.

"Saya sangat senang melihat Mesir menang, tetapi pemandangan terindah ada di sini... ribuan orang keluar dari tenda mereka dan dari antara rumah-rumah mereka yang hancur untuk menonton pertandingan," tulisnya.

"Wajah-wajah berseri-seri dengan senyum, sorak-sorai memenuhi udara, dan rasanya seolah-olah semua orang telah memutuskan untuk memberi diri mereka momen kehidupan terlepas dari segalanya yang mengelilingi mereka," tulisnya.

Rekaman media sosial dari Jalur Gaza menunjukkan orang-orang berkumpul di tempat pemutaran pertandingan dengan latar belakang bangunan yang dibombardir dan tenda-tenda darurat. Beberapa orang tersenyum dan memegang bendera Mesir.

Tonton juga video "Salah Kemungkinan Belum Bisa Main di Laga Mesir vs Australia"

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini