Round-Up

Hanura Pecah Lagi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 19 Des 2019 05:41 WIB
Wiranto dan OSO (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Hanura pecah lagi. Pecahnya Partai Hanura itu usai tensi politik antara sang ketum Oesman Sapta Odang (OSO) dengan Wiranto yang baru saja mengundurkan diri sebagai Ketua Dewan Pembina (Wanbin) semakin memanas.

Panasnya pertikaian OSO vs Wiranto itu pun memunculkan perpecahan dalam tubuh Hanura. Ada kubu yang berdiri di belakang Wiranto dan kubu yang membela OSO.

Kisruh itu berawal dari penunjukan Wiranto sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang berujung desakan agar eks Menko Polhukam itu mundur dari Hanura. Desakan itu kemudian dibalas Wiranto dengan mendesak OSO untuk mundur dari Ketua Umum.


Saling tuding pun terjadi. Mulai dari posisi Wanbin yang dipersoalkan kubu OSO hingga kubu Wiranto yang menuding OSO tak becus dan pencaplok partai.

"Sejak Pak Wiranto memberikan mandat Pak OSO sebagai ketua umum. Sejak hari itu Pak Wiranto tidak menjadi pengurus partai lagi karena memang tidak ada di struktur," kata Ketua DPD Hanura DKI Jakarta Muhammad Ongen Sangaji yang berada di kubu OSO, di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019).

"Sebetulnya gaya Hanura di bawah Pak OSO itu, saya kebetulan lama di reserse. Di Amerika ada namanya corporate rider, pencaplok perusahaan. Caranya, kalau ada perusahaan bermasalah, kita ikut sahamnya, kita beli, kemudian kita ambil alih. Kalau beliau ini saya katakan political party rider, pencaplok partai politik," kata Ketua Dewan Kehormatan Hanura Chairuddin Ismail yang berada di kubu Wiranto.



Tonton juga video Wiranto Ngaku Merekayasa OSO Jadi Ketum Hanura:


Selanjutnya
Halaman
1 2 3