Kumpulan Doa dan Tips Umroh: Doa Masuk Kota Madinah

Erwin Dariyanto - detikNews
Selasa, 17 Des 2019 11:14 WIB
Membaca doa masuk kota Madinah saat memasuki kota suci itu. (Foto: Triono Wahyu S/detikcom)
Jakarta -

Saat hendak menunaikan ibadah haji pada 2007 lalu, Budi Rahayu diwanti-wanti oleh guru ngajinya agar tak lupa membaca doa masuk Madinah dan mengucap sholawat untuk Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Doa masuk kota Madinah merupakan bagian dari kumpulan doa umrah.

"Madinah itu kotanya kanjeng Nabi (Muhammad SAW), masuk harus ucap sholawat," kata Budi mengenang pesan guru ngaji seperti diceritakan kembali ke detikcom, Kamis, 5 Desember 2019.



Dia camkan betul pesan tersebut, membaca doa ketika masuk Madinah dan mengucap sholawat untuk Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.


Seperti apa bacaan doa masuk kota Madinah?


Dikutip dari buku Doa dan Dzikir, Manasik Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, berikut doa masuk kota Madinah:

اَللَّهُمَّ هَذَا حَرَمُ رَسُوْلِكَ فَاجْعَلْهُ وِقَايَةً مِنَ النَّارِ وَاَمَانَةً مِنَ اْلعَذَابِ وَسُوءِ اْلحِسَابِ



Artinya:

"Ya Allah, negeri ini adalah tanah haram RasulMu Muhammad SAW, maka jadikanlah penjaga bagiku dari neraka, aman dari siksa dan buruknya hisab (perhitungan di hari kemudian)."

Rasulullah SAW sangat mencintai Kota Madinah yang dulunya bernama Yatsrib. Dalam sebuah hadits diriwayatkan, Aisyah RA mengatakan bahwa Rasulullah pernah membaca doa untuk Kota Madinah:


"Ya Allah anugerahilah kami cinta kepada Madinah, sebagaimana cinta kami pada Makkah, berkah cinta yang lebih kepada Madinah."


Dari Hadits Imam Ahmad dari Sayidina Ali bin Abi Thalib dikisahkan, pada suatu hari Rasulullah SAW dan Ali keluar rumah. Ketika tiba di Harrah, tempat minum milik Sa'ab bin Abu Waqqash, Rasulullah meminta diambilkan air wudhu.

Selesai berwudhu, rasulullah bangkit, menghadap kiblat, mengucap takbir lalu membaca doa:


اللَّهُمَّ إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ عَبْدَكَ وَخَلِيلَكَ دَعَا لِأَهْلِ مَكَّةَ بِالْبَرَكَةِ وَأَنَا مُحَمَّدٌ عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ أَدْعُوكَ لِأَهْلِ الْمَدِينَةِ أَنْ تُبَارِكَ لَهُمْ فِي مُدِّهِمْ وَصَاعِهِمْ مِثْلَيْ مَا بَارَكْتَ لِأَهْلِ مَكَّةَ مَعَ الْبَرَكَةِ بَرَكَتَيْنِ




Arab-Latin: Allohumma inna ibrahima kana 'abdaka wa kholilaka da'a li ahli makkata bil barakati wa ana muhammadun 'abduka wa rosuluka ad'uka li ahlil madinati an tubarik lahum fi muddihim wa sho'ihim mitslai ma barokta li ahli makkata ma'al barokati barokataini.'



Artinya:

"Ya Allah,sesungguhnya Ibrahim adalah hamba dan kekasihmu dia berdoa memohon kepada-Mu keberkahan untuk penduduk Makkah, dan aku Muhammad adalah hamba dan utusanmu dan aku berdoa untuk penduduk Madinah, berkahilah mereka dalam mud dan sha' mereka sebagaimana Engkau telah berkahi penduduk Makkah satu keberkahan berlipat menjadi dua keberkahan".


Dalam perjalanan Jakarta menuju Madinah, Budi sempat tertidur saat kendaraan yang dia tumpangi meninggalkan Jeddah. Namun seperti diingatkan, saat bus rombongan masuk Kota Madinah pria asal Solo, Jawa Tengah ini terbangun.

Budi pun membaca doa masuk Kota Madinah dan mengucap sholawat untuk Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.




Nikmati berita berita konten Islami Hikmah lainnya di sini.

(lus/erd)