Kemenko PMK Bakal Gelar Anugerah Revolusi Mental 2019, Ini Tujuannya

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Selasa, 17 Des 2019 11:06 WIB
Kemenko PMK bakal menggelar Anugerah Revolusi Mental 2019. (Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Jakarta - Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) akan menyelenggarakan acara Anugerah Revolusi Mental. Kegiatan ini merupakan penganugerahan pertama yang dilakukan sejak gerakan revolusi mental dilaksanakan.

"Pemerintah zaman dulu senangnya dilayani, pejabat minta dilayani. Sekarang tiba saatnya pejabat memberikan pelayanannya kepada masyarakat untuk memenuhi janji konstitusi. Rakyat memegang hak konstitusi umpamanya untuk hidup agak makmur untuk hidup agak tenteram, cukup sandang dan pangan yang selama ini diutang oleh pemerintah dan sekarang dibayar kontan melalui apa yang namanya pelayanan publik dalam revolusi mental," kata Ketua Dewan Juri Anugerah Revolusi Mental 2019, Mohamad Sobary, di Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2019).


Acara penganugerahan tersebut direncanakan berlangsung pada Sabtu (21/12) di Aula Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta. Menko PMK Muhadjir Effendi yang hadir mengatakan kegiatan ini memiliki tujuan, salah satunya mendorong gerakan revolusi mental di masyarakat.

"Untuk melakukan semacam peningkatan atau penyempurnaan dari program gerakan revolusi mental, tahun ini kita akan memberikan semacam penghargaan kepada institusi, baik pemerintah maupun nonpemerintah dengan kriteria-kriteria tertentu, dengan indikator-indikator tertentu," kata Muhadjir Effendy.

Menurut Muhadjir, para nomine ini adalah mereka yang telah memiliki perhatian terhadap gerakan revolusi mental yang diusung pemerintah. "Kita anggap telah memiliki concern, telah memiliki perhatian yang sangat tinggi terhadap gerakan revolusi mental ini," sambungnya.


Muhadjir menambahkan, para nomine dinilai telah mampu memunculkan kondisi yang lebih baik di bidang masing-masing. Menurutnya, mereka yang akan mendapat anugerah ini telah memberikan perubahan yang signifikan.

"Jadi yang menjadi indikator adalah sampai seberapa jauh mereka yang dinominasikan, yang diinventarisasi ini melakukan gerakan yang itu menimbulkan dampak perubahan yang signifikan, bermakna, dan juga masif," ucap Muhadjir.

Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK Nyoman Shuida menyampaikan beberapa nominasi penganugerahan ini. Terdapat beberapa kategori dalam penganugerahan ini. Berikut ini daftarnya:


1. Kementerian/Lembaga:
- Kementerian Kesehatan
- Kementerian Keuangan

2. Badan Usaha:
- PT KAI Indonesia
- TransJakarta
- PT Paragon
- CV Sembada Tuban

3. Koperasi:
- Koperasi Kerta Semaya Samaniya
- Koperasi Agroniaga Jabung

4. Organisasi Sosial:
- Yayasan Pondok Kasih Surabaya
- Dear Kantong Plastik Jakarta
- Sekolah Pegestaan Yogyakarta
- Jaringan Gusdurian

5. Unsur Pemerintah Daerah Untuk Indeks Capaian Revolusi Mental Tertinggi secara Nasional:
- Bali
- Yogyakarta
- Bangka Belitung
- DKI Jakarta
- Sulawesi Utara
- Kalimantan Utara

6. Gerakan Indonesia Bersih:
- Bali
- Bangka belitung
- Yogyakarta
- Jawa Timur
- DKI Jakarta
- Kalimantan Tengah

7. Gerakan Indonesia Melayani:
- Bangka Belitung
- Bali
- Sulawesi Selatan
- DKI Jakarta
- Yogyakarta
- Kalimantan Utara

8. Gerakan Indonesia Tertib:
- Bangka Belitung
- Bali
- DKI Jakarta
- Sulawesi Selatan
- Sumatera Selatan
- Lampung

9. Gerakan Indonesia Mandiri:
- Yogyakarta
- Bali
- Jawa Timur
- DKI Jakarta
- Banten
- Kalimantan Timur

10. Pemerintah Provinsi Gerakan Indonesia Bersatu:
- Yogyakarta
- Sulawesi Utara
- Papua Barat
- Kepulauan Riau
- Bali
- Kalimantan Utara (jef/gbr)