Ini 2 Kebijakan Anies Baswedan yang Dianggap FPI 'Maksiat Friendly'

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Senin, 16 Des 2019 15:26 WIB
Sekretaris Umum FPI, Munarman (Wildan/detikcom)
Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) memprotes kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena disebut pro terhadap berkembangnya kemaksiatan. Ada dua hal yang disebut FPI sebagai kebijakan 'maksiat friendly'.

"Pertama, izin terhadap kegiatan yang di dalamnya terdapat atau memfasilitasi dan memberi peluang terjadinya berbagai maksiat, namun berkedok wisata hiburan, termasuk penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project (DWP)," tulis pernyataan sikap FPI yang diterima dari Sekretaris Umum FPI, Munarman, Senin (16/12/2019).

FPI mengatakan Djakarta Warehouse Project bertahun-tahun sudah diketahui merupakan kegiatan pesta pora, hura-hura dengan musik keras. Menurut FPI, di dalamnya terdapat anak muda dan sangat potensial dirusak dengan cara berpakaian membuka aurat serta mengkonsumsi makanan dan minuman haram.

"Kedua, kebijakan pemberian penghargaan terhadap, lagi-lagi, tempat maksiat berkedok hiburan, yaitu diskotek-diskotek yang semua orang berpikiran waras pasti tahu tidak ada manfaat sama sekali untuk mencapai tujuan pembentukan manusia yang beriman dan bertakwa," ujarnya.


FPI pun menyayangkan Pemprov DKI Jakarta justru memberikan izin dan bahkan memberikan penghargaan terhadap industri 'maksiat friendly' berkedok pariwisata tersebut.

Karena itu, FPI memberikan empat masukan dan mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pertama, FPI mengingatkan Anies soal alasan umat menjatuhkan pilihan saat Pilkada DKI 2017.

"Umat Islam DKI Jakarta menjatuhkan pilihan kepada Anda saat Pemilihan Gubernur tahun 2017 yang lalu, karena Umat Islam Jakarta menginginkan ada perubahan mendasar orientasi pembangunan dari yang semata mata mengejar pertumbuhan ekonomi, PAD yang tinggi, kehidupan dunia yang glamor, diubah menjadi indeks pembangunan yang lebih mengedepankan aspek kehidupan yang religius, takut kepada Allah, dan nyaman bagi umat semua agama," ucapnya.



Simak juga video Syarat Kurang, Laporan FPI soal Gus Muwafiq Belum Diterima Bareskrim:


Selanjutnya
Halaman
1 2 3