Mesin Waktu

Demi Yasser Arafat yang Ditolak AS, PBB Pindahkan Tempat Sidang ke Swiss

Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Jumat, 13 Des 2019 14:09 WIB
Yasser Arafat (Marty Lederhandler/AP)
Jakarta - Hari ini pada 1988, pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Yasser Arafat berbicara dalam forum Sidang Majelis Umum PBB. Agar Arafat dapat berpidato di depan sidang itu Majelis Umum PBB memindahkan tempat persidangan ke kantor PBB di Jenewa, Swiss.

Rencananya Arafat akan berpidato di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat. Arafat akan berbicara tentang kemerdekaan Palestina, sebagai bagian dari kampanye PLO untuk memenangkan dukungan internasional



Namun pemerintah Amerika Serikat memutuskan tidak mengeluarkan visa untuk Arafat. The New York Times menyebut rezim Ronald Reagan menolak karena pria kelahiran Kairo, Mesir itu dinilai mengetahui dan mendukung sejumlah tindakan terorisme.

Pemindahan tempat persidangan itu merupakan yang pertama dalam sejarah PBB. Los Angeles Times yang mengutip salah satu petinggi PBB menyebut anggaran yang dihabiskan untuk pemindahan tersebut menyentuh angka USD 440 ribu.



Pemerintah Swiss sebagai tuan rumah menyambut Arafat dengan persiapan khusus. Tak ingin kecolongan soal keamanan, Swiss disebut menyiapkan pasukan keamanan terbesar dalam sejarah untuk melindungi Arafat.




Tonton juga video Rupiah 'Merangkak' Menguat Rp 13.990/Dolar AS:


Selanjutnya
Halaman
1 2