PPATK Bentuk Platform untuk Pantau Pendanaan Teroris

Dwi Andayani - detikNews
Jumat, 13 Des 2019 12:45 WIB
Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) membentuk Terrorist Financing Information Sharing Platform (TF-ISP). Platform ini digunakan untuk mengatasi Tindak Pidana Pendanaan Teroris (TPPT).

"Kemudian dalam kaitanya dengan pemberantasan TPPT, kita membentuk atau membuat yang namanya Terrorist Financing Information Sharing Platform (TF-ISP)," ujar Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin dalam acara refleksi akhir tahun di Gedung PPATK, Jl Juanda, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2019).



Badaruddin mengatakan, platform ini merupakan hasil kerja sama bersama negara-negara Asean dan Australia, dan Selandia Baru. Dia mengatakan platform ini nantinya akan memudahkan berbagi informasi terkait pendanaan teroris.

"Dalam platform tadi negara Asean plus dua, nantinya akan punya sistem bersama akan ada informasi tentang teroris pendanaanya," kata Badaruddin.

PPATK Bentuk Platform untuk Pantau Pendanaan TerorisKonferensi pers di PPATK (Foto: Dwi Andayani/detikcom)


"Bahwa teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembangunan platform, yang efektif dalam penanggulangan kejahatan pendanaan terorisme yang bersifat lintas batas negara," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2