Demokrat Terima Kasih Jokowi Tolak Amandemen UUD '45: Sejalan dengan Kami

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 16:43 WIB
Foto: Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan. (Zhacky-detikcom)
Foto: Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan. (Zhacky-detikcom)
Jakarta - Partai Demokrat berterima kasih ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menolak amandemen UUD 1945 jika melebar hingga ke soal jabatan presiden tiga periode. Pernyataan Jokowi itu disebut sejalan dengan sikap Partai Demokrat.

"Kita terima kasih lah kepada Pak Presiden. Kalau kami dari Demokrat, ya kita terima kasih, karena itu sejalan dengan Partai Demokrat untuk tidak usah mengamandemen," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (6/12/2019).


Menurut Syarief, UUD 1945 lebih baik tidak usah diamandemen sama sekali. Jika ingin amandemen untuk Garis-garis Besar Haluan Negara, menurutnya, cukup dilakukan lewat undang-undang.

"Iya nggak usah (sama sekali), lebih bagus. (Demokrat) memang belum setuju. Kalau toh amandemen mau dilakukan, lewat UU aja, tidak usah masuk UUD," ujarnya.

Sikap menolak amandemen itu dianggap Syarief karena Jokowi mengerti persoalannya. Hal itu termasuk tidak ingin jabatan presiden ditambah menjadi tiga periode.

"Bagus, terima kasih kita ucapkan sama Pak Presiden. Berarti Presiden tahu persoalan. Ya, iya dong, nggak usah dipilih tiga periode," ucap Syarief.

Simak Video "Soal Amandemen, Golkar: Dalam Waktu Dekat Tak Perlu"


Selanjutnya
Halaman
1 2