11 Mobil Mewah di Jakut Tunggak Pajak Rp 344 Juta

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 18:00 WIB
Foto: Alfons/detikcom
Foto: Alfons/detikcom
Jakarta - Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI bersama KPK menemukan 11 mobil bermasalah saat inspeksi mendadak (sidak) di Penjaringan, Jakarta Utara. BPRD menyebut bisa menyelamatkan potensi pendapatan pajak dari 11 mobil itu mencapai Rp 344 juta.

"Kita sudah lakukan itu terhadap 11 mobil yang kita temukan ternyata belum berbayar dalam kategori mobil mewah dan sudah kita pasangkan stiker di masing-masing kendaraan tersebut," kata Wakil Kepala BPRD, Yuandi Bayak Miko, kepada wartawan di mal Baywalk Pluit, Jakarta Utara, Kamis (5/12/2019).



Yuandi mengatakan pihaknya memasang stiker di tiap kendaraan mewah yang menunggak pajak. Dia berharap pemilik kendaraan yang ditempeli stiker bisa segera membayar pajak.

"Potensi pendapatan daerah untuk istilah yang Rp 344,79 juta, kita pasangkan stiker dan kita harap yang punya langsung datang ke kantor untuk melakukan pembayaran, selesai itu langsung kami cabut stikernya, kita harapkan bisa dibayarkan dalam waktu yang secepat-cepatnya," ucapnya.


Selanjutnya
Halaman
1 2