Terdakwa Doddy Akui Transfer Rp 2 M untuk Urus Kuota Impor Bawang Putih

Faiq Hidayat - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 17:51 WIB
Sidang pemeriksaan terdakwa Doddy Wahyudi dalam kasus suap impor bawang putih (Faiq Hidayat/detikcom)
Sidang pemeriksaan terdakwa Doddy Wahyudi dalam kasus suap impor bawang putih (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Direktur PT Sampico Adhi Abattoir, Doddy Wahyudi, mengaku telah memberikan commitment fee untuk mengurus Surat Persetujuan Impor (SPI) bawang putih di Kementerian Perdagangan (Kemendag). Commitmen fee atas permintaan Mirawati sebagai uang muka kepengurusan kuota impor bawang putih.

Awalnya Doddy mengaku menawarkan bantuan kepada Direktur PT Cahaya Sakti Agro (CSA) Chandry Suanda alias Afung mengurus SPI kuota bawang putih. Kemudian Doddy bertemu Mirawati dan eks anggota DPR I Nyoman Dhamantra di Hotel Darmawangsa menanyakan cara mengurus kuota impor bawang putih.

"Pada saat Bu Mira minta uang success fee terus, uang keseriusan, saya berpikir pasti Pak Afung nggak bisa. Pas didesak itu, di Imperial Steam Pot itu, pas Bu Mira bahas itu," kata Doddy saat pemeriksaan terdakwa dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Raya, Jakarta, Kamis (5/12/2019).


Atas permintaan itu, Doddy mengatakan meminjam uang dari rekannya Zulfikar sebesar Rp 2 miliar untuk diberikan kepada Mirawati. Karena, Zulfikar yang memperkenalkan Mirawati kepada dirinya.

"Saya sampaikan ke Pak Afung, karena dia maunya SPI-nya terbit dulu baru dia bayar. Jadi saya sampaikan Rp 2 miliar itu ditalangin Pak Zulfikar dulu. Pak Zulfikar kan yang mempertemukan saya dengan Bu Mira, jadi saya bahasanya ke Pak Afung, bilang dari Pak Zulfikar dulu," jelas dia.

Setelah meminjam uang itu, Doddy menyebut sempat ragu terhadap Mirawati benar tidaknya mengurus SPI tersebut. Oleh sebab itu, Doddy dan Zulfikar sepakat membuat rekening bersama agar mengetahui pemakaian uang itu.

Selanjutnya
Halaman
1 2