detikNews
2019/12/04 22:30:46 WIB

KPK Selidiki Tas Bertuliskan Pemprov DKI yang Diterima Gubernur Kepri

Isal Mawardi - detikNews
Halaman 1 dari 2
KPK Selidiki Tas Bertuliskan Pemprov DKI yang Diterima Gubernur Kepri Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah (Isal Mawardi/detikcom)
Jakarta - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nonaktif Nurdin Basirun didakwa menerima gratifikasi lebih dari Rp 4,2 miliar. Duit gratifikasi itu ditemukan penyidik KPK saat melakukan penggeledahan di rumah dinas dan ruang kerja Nurdin.

Dalam penggeledahan itu, ditemukan satu buah tas karton putih bertulisan 'Pemerintah Provinsi DKI Jakarta' berisi Rp 659.900.000. KPK akan menyelidiki lebih lanjut terkait temuan itu.

"Tadi baru persidangan pertama kami menguraikan secara lebih rinci apa dugaan suap dan dugaan gratifikasi yang diterima yang bersangkutan. Nanti kita simak ya persidangan berikutnya, kalau eksepsi kan ada eksepsi, nanti kalau sudah masuk materi perkara akan dilihat satu per satu," ujar Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (4/12/2019).



KPK akan mengumpulkan fakta-fakta lebih detail terkait tas bertulisan 'Pemprov DKI' itu.

"Terlalu cepat kalau sekarang saya jelaskan materi perkaranya karena nanti akan diuji satu per satu fakta terkait suap atau gratifikasi di perkara itu. Kita simak saja nanti," ujar Febri.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com