detikNews
Selasa 03 Desember 2019, 14:03 WIB

BUMDes Berdayakan Potensi Ekonomi di Perdesaan

Angga Laraspati - detikNews
BUMDes Berdayakan Potensi Ekonomi di Perdesaan Ngromat Sang Purwo Makmur/Foto: Angga Laraspati/detikcom
Jakarta - Pembangunan desa yang dilakukan oleh Kemendes dirasakan oleh berbagai desa yang ada di Indonesia. Lewat pendirian Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), desa-desa Indonesia sudah bisa meningkatkan ekonomi maupun sumber daya manusia desa.

BUMDes Ngromat Sang Purwo Makmur di Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, salah satu contohnya. Direktur BUMDes, Marjoko mengatakan setelah adanya pembangunan desa yang dihadirkan oleh Kemendes, kini telah terjadi peningkatan ekonomi di Kecamatan Kranggan melalui pemasaran kopi.

"Setelah adanya program pembangunan ini, kami sudah bisa menjual kopi yang dihasilkan dari BUMDes kami mencapai skala nasional, bahkan penjualan yang kami lakukan juga berbasis online hasil ide dari anggota-anggota BUMDes yang mayoritas generasi milenial," ujar Marjoko, Selasa (3/12/2019).


Bahkan kopi yang dihasilkan dari BUMDes ini sudah pernah mendapatkan prestasi dalam skala lokal, yaitu saat penyelenggaraan Temanggung Fair.

"Kopi kami berhasil mendapatkan juara 3 di kategori Citarasa sekabupaten Temanggung," tambah Marjoko.

Lebih lanjut, peningkatan pada sektor ekonomi juga dirasakan oleh Bumdes Moico Tosaade Baroca. BUMDes yang berasal dari Buton Utara, Sulawesi Tenggara ini sedang menggarap lahan sawah baru untuk menambah produksi beras.

"Kita sedang menggarap 450 hektare sawah yang nantinya dapat menghasilkan sekitar 2-2,5 ton beras per tahunnya," ujar Direktur Bumdes, Muhammad Hizbul Mahadi.

BUMDes Anugerah/BUMDes Anugerah/Foto: Angga Laraspati/detikcom


Bahkan BUMDes yang dipimpinnya memiliki produk yang dapat menghasilkan berbagai khasiat, yaitu minyak kelapa organik.

"Ini memiliki berbagai khasiat di antaranya untuk obat gatal-gatal, obat kulit, dan juga bisa untuk mengobati luka agar cepat kering," ujarnya.

Lain halnya dengan Bumdes Anugerah dari Kecamatan Sadaniang, Kalimantan Barat yang menjadikan produk beras sebagai produk unggulannya. Sekretaris BUMDes, Alimin mengatakan, setelah adanya pembangunan dari Kemendes kini kemudahan dirasakan oleh masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya produksi beras yang dihasilkan.


"Kita sekarang setelah adanya pembangunan desa ini merasakan kemudahan, karena sekarang kita bisa mengirimkan 1 ton beras per harinya. Itu juga Kemendes telah membantu kami dalam mendistribusikan hasil produksi kami," tutur Alimin.

Beberapa BUMDes tersebut merupakan BUMDes yang hadir dalam pameran yang digelar bersamaan dengan Rapat Koordinasi Nasional Kemendes bersama Kementerian dan Lembaga Terkait.

Acara yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat ini mengambil tema 'Sinergitas Kementerian/Lembaga Membangun Indonesia Unggul Melalui Percepatan Pembangunan Kawasan Perdesaan'. Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar.
(prf/ega)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com