Soroti Kebersihan Bandara, Menhub: Kalau Mau Santai Jangan Jadi Abdi Negara

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 03 Des 2019 12:41 WIB
Menhub Budi Karya membuka rapat kerja Kementerian Perhubungan 2019. (Alfons/detikcom)
Menhub Budi Karya membuka rapat kerja Kementerian Perhubungan 2019. (Alfons/detikcom)
Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyoroti beberapa kondisi bandara yang masih kotor. Budi menegaskan tidak boleh ada jajarannya yang bersantai dan tidak bekerja.

Budi awalnya berbicara soal tiga hal yang perlu ditingkatkan oleh Kementerian Perhubungan yakni konektivitas, pelayanan, dan keselamatan. Lalu Budi menyinggung soal kritik DPR terhadap pelayanan jajarannya.

"Pelayanan ini saya akan duplikasikan atau teruskan apa yang jadi kritik DPR kemarin khususnya temen-temen dari aviasi. Standar kerja itu harus diubah, ini akibat monopoli, duopoli, dan sebagainya, dari hal kecil itu dilakukan, karenanya saya minta pada Bu Dirjen Udara untuk pikirkan gimana kendali kita pada penurunan tingkat layanan kita, kalau ngomongnya kenceng gitu kan pasti menurun, temen DPR ngomong yang dialami," kata Budi di Grand Ballroom Hotel Mercure, Jakarta Utara, Selasa (3/12/2019).


Arahan tersebut disampaikan Budi saat membuka rapat kerja Kementerian Perhubungan 2019. Acara raker yang diikuti 750 eselon I dan II ini berlangsung selama dua hari.

Budi juga meminta matra lainnya seperti darat, laut dan kereta untuk meningkatkan pelayanan. Dia menyinggung sempat mendapat kritik dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal lambatnya LRT.

"Contoh temen-temen kereta api gimana saya forsir untuk tingkatkan layanan dengan perpendek headway, tingkatkan kecepatan sampai saya disindir BPK, LRT ditambahkan dengan SLRT, namanya (jadi) Slow, tapi itu sekarang udah lebih bagus, otokritik ini penting bagi kita, kalau enggak kita masuk zona nyaman," ucapnya.

Simak Video "Menhub Ajak Vote Soekarno-Hatta Jadi Bandara Terbaik di Dunia"




Selanjutnya, Budi juga menyoroti beberapa daerah terluar yang kerap tidak terpantau. Dia mengambil contoh bandara di daerah yang kondisinya kotor. Dia meminta jajarannya tidak bersantai.

"Saya juga minta terutama temen-temen lautan dan udara, itu memang berpikir dan kinerjanya itu makin baik, makin bisa diandalkan gitu, jangan mentang mentang saya nggak pernah ke Kalimantan bandaranya terus kotor, masa harus disidak? jangan dong, lain kali kalau kita mau ke bandara mana, Long Apung, bandara mesti bersih," ujar Budi.

"Jadikan itu passion gitu, kepuasan, kalau cuma mau duduk-duduk aja jangan jadi abdi negara lah kita, ada suatu kebanggaan lain," sambungnya.


Arahan tersebut diberikan oleh Budi saat membuka rapat kerja Kementerian Perhubungan 2019. Acara raker yang diikuti 750 eselon I dan II ini berlangsung selama dua hari. (maa/idh)