detikNews
2019/12/03 07:36:57 WIB

Menag dan PMA soal Majelis Taklim Tak Sinkron, PAN Usulkan Revisi

Mochamad Zhacky - detikNews
Halaman 2 dari 2
Menag dan PMA soal Majelis Taklim Tak Sinkron, PAN Usulkan Revisi Foto: Yandri Susanto (Zhacky/detikcom)


Yandri juga mengimbau agar pihak Kemenag tidak mengumbar janji. Dia lalu menyinggung pernyataan Menag FachrulnRazi yang menyebut aturan perihal mendaftar itu untuk memudahkan memberikan bantuan kepada majelis taklim.

"Nah saya khawatir justru kalau misalkan ada janji dari Kemenag, kenapa mereka harus mendaftarkan supaya memudahkan dalam menyerahkan bantuan. Nanti coba kalau ada ribuan majelis taklim ketika mereka meminta bantuan, apa iya dibantu? Ya kan," jelasnya.



Pada dasarnya, menurut Yandri, Permenag Nomor 29 Tahun 2019 itu bagus untuk membuka interaksi dengan majelis taklim yang ada di Indonesia. Tapi, dia menegaskan, jangan sampai Permenag Nomor 29 Tahun 2019 itu justru mengintervensi majelis taklim.

"Kalau pemerintah mau membuka komunikasi, mau membuka interaksi yang bagus dengan majelis taklim saya kira bagus. Tapi sekali lagi, jangan sampai itu mengintervensi apalagi mengharuskan daftar, kalau nggak daftar dibubarkan atau diberi sanksi, kita pasti menolak keras yang seperti itu," tegasnya.
(zak/abw)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com