Shanghai Bikin Jakarta Mirip Kampung di Mata Tito, Begini Perbandingannya

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 27 Nov 2019 17:49 WIB
Foto ilustrasi: Shanghai (Andy Herman/d'Traveler)

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, Shanghai menjadi kota raksasa industri sejak komunis berkuasa pada 1949. Namun area industri di ini sudah ada sejak sebelum itu, yakni kawasan Pudong yang dibangun sejak 1870. Industri baja menjadi sektor paling awal yang tumbuh di kota ini. Permukiman penduduk yang diadakan pemerintah di pinggiran kawasan industri telah ada sejak 1951.

Kota itu punya transportasi perairan maupun darat yang beragam. Kapal bisa masuk dari laut ke tengah kota bila sungai sedang pasang. Jaringan rel sudah ada sejak 1949.



Pada 2011, mulai ada kereta cepat yang menghubungkan Beijing hingga ke Shanghai, kira-kira jaraknya antara Banten hingga Bali. Shanghai punya dua bandara, yakni Hongqiao untuk domestik dan Pudong untuk internasional.

Shanghai punya tembok laut 21 km untuk mencegah air laut masuk. Dia punya suplai energi dari batu baru, juga pembangkit tenaga nuklir di Qinshan, sebelah selatan Shanghai. Kota itu punya masalah polusi udara, air, dan suara.
(dnu/imk)