KKR Akan Dibentuk Lagi, Komnas HAM: Keluarga Korban Harus Dilibatkan

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 25 Nov 2019 19:00 WIB
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik (Rolando/detikcom)
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik (Rolando/detikcom)
Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan Komisi Kebenaran Rekonsiliasi (KKR) bisa dihidupkan lagi untuk menyelesaikan kasus-kasus HAM masa lalu. Komnas HAM memberi masukan agar keluarga korban dilibatkan.

"Ya ide-ide soal KKR dimunculkan, kita kasih masukan kalau KKR, seperti apa misalnya korban, keluarga korban harus diajak bicara itu penting, kemudian nanti harus dipilih formulanya seperti apa, yang yudisial juga misalnya, yang harus ke peradilan seperti apa, kasus yang mana itu nanti akan bicarakan lebih jauh," kata Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, usai bertemu Mahfud Md, di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019).


Taufan mengatakan penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu tidak hanya melalui jalur yudisial. Pembahasan selanjutnya juga akan melibatkan Jaksa Agung, Mendagri, hingga Menkum HAM.

"Nggak ada (hanya ruang yudisial), kita nggak bicara harus ini, harus ini, nggak. Ide-ide itu dimunculkan semua, nanti akan ada pertemuan yang lebih intensif," ucap Taufan.


"Kami juga mencari menyarankan yang namanya tokoh-tokoh di luar kita misalnya, keluarga korban juga tak ada salahnya juga suatu ketika kita ajak duduk bersama," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2