MPR Gandeng PWI Sosialisasikan Wacana Amandemen UUD 1945

MPR Gandeng PWI Sosialisasikan Wacana Amandemen UUD 1945

Mochamad Zhacky - detikNews
Kamis, 21 Nov 2019 01:15 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo menerima kunjungan pengurus PWI di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11). (Dok. Istimewa)
Ketua MPR Bambang Soesatyo menerima kunjungan pengurus PWI di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11). (Dok. Istimewa)
Jakarta - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam menyosialisasi wacana amandemen UUD 1945. Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan pihaknya memerlukan masukan dari berbagai pihak sebelum mengamandemen UUD 1945.

"Mungkin kita perlu melakukan amendemen tentang pemilihan presiden yang dapat dilakukan tiga kali," ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (20/11/2019).



Bamsoet menerima kunjungan pengurus PWI di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11), yang dipimpin oleh Sekjen PWI Mirza Zulhadi. Dalam kunjungan tersebut, hadir juga Ketua Dewan Kehormatan PWI Ilham Bintang, Wakil Sekjen Pro Suprapto, Ketua Bidang Pendidikan Nurjaman Mochtar, Ketua Bidang Kerja Sama Antar-Lembaga Zulkifli, dan Direktur Kerja Sama Wartawan ASEAN Dar Edi Yoga.

Dalam kesempatan tersebut, Sekjen PWI Mirza Zulhadi juga melaporkan rencana pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) yang akan berlangsung di Banjarmasin pada 6-9 Februari 2020. PWI mengundang Bamsoet hadir dalam perayaan puncak HPN pada 9 Februari.

"Selain mengadakan konvensi tentang dunia pers, dunia medsos (media sosial), HPN juga akan membuat seminar tentang pariwisata dan juga perkembangan bisnis daerah Kalimantan Selatan dengan mengundang berbagai tokoh daerah maupun pusat," ungkap Ketua Bidang Pendidikan PWI Nurjaman Mochtar.





Simak juga video Bamsoet Jamin Presiden Tak Akan Kembali Jadi Mandataris MPR:

[Gambas:Video 20detik]



(zak/fdn)