Round-Up

Cerita Turunnya Kemacetan Dibanggakan Anies Baswedan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 15 Nov 2019 21:33 WIB
Foto ilustrasi: Gubernur Anies Baswedan melihat jalan protokol di Jakarta (Rahel/detikcom)
Foto ilustrasi: Gubernur Anies Baswedan melihat jalan protokol di Jakarta (Rahel/detikcom)

PDIP

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono menjadi pihak yang tak sepakat bila dikatakan kemacetan di Jakarta sudah turun. Dia menggunakan polusi sebagai bantahan.

"Fakta kan menunjukkan kondisi polusi udara kita paling buruk sekarang. Apalagi kalau ditarik tiga tahun belakang lalu, paling amburadul. Jadi Pak Anies pakai data apa kemacetan sekarang lebih rendah dari tiga tahun lalu, kan nggak masuk akal itu," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, kepada wartawan, Kamis (14/11).



Gembong menyebut angka kemacetan turun merupakan klaim dari Anies. Namun kenyataannya, menurut dia, udara Jakarta tetap masih kotor akibat lalu lintas yang masih terlalu ramai oleh kendaraan bermotor.

"Paling kasat mata kualitas udara kita, kualitas udara Jakarta yang sangat buruk. Ya itu klaimnya Pak Anies boleh saja. Kembali lagi kan yang menilai masyarakat Jakarta," ucap Gembong.

Gerindra

Lain dengan PDIP, Partai Gerindra DKI Jakarta setuju dengan pernyataan Anies. Gerindra menilai ada kontribusi penerapan sistem ganjil-genap terhadap menurunnya kemacetan di Jakarta.

"Saya sendiri merasakan kok, itu kan karena dampak dari pemberlakuan perluasan ganjil genap. Kemudian ada contoh dari pegawai PNS itu, juga pemberlakuan jam sekolah lebih awal dilakukan. Tiga itu yang saya sorot langsung itu, kena juga," kata Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif kepada wartawan, Kamis (14/11).

Cerita Turunnya Kemacetan Dibanggakan Anies Baswedan Gembong Warsono (Ari Saputra/detikcom)

Selanjutnya
Halaman
1 2 3