Round-Up

Dilema Skuter Listrik: Dilarang di Jalan Raya, Ditolak di Trotoar

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 15 Nov 2019 08:05 WIB
Foto:Ilustrasi skuter listrik ( Lamhot Aritonang)
Foto:Ilustrasi skuter listrik ( Lamhot Aritonang)

Di sisi lain, Dinas Perhubungan DKI masih memperbolehkan operasional skuter listrik di kawasan terbatas, contohnya jalur sepeda. Di luar lintasan itu, skuter listrik akan ditertibkan.

"Artinya gini... begitu kita menyampaikan 'Anda silakan beroperasi' di kawasan terbatas, di kawasan khusus yang oleh pengelolanya boleh, kemudian dilarang beroperasi di trotoar di JPO, di jalan kecuali di jalur sepeda. Jadi, begitu beroperasi di luar itu, dilarang," ucap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (14/11/2019).

Syafrin menegaskan skuter listrik tidak boleh beroperasi di jalan raya yang tak memiliki jalur sepeda. Dishub akan menyita skuter listrik pelanggar.

"Kita akan tertibkan. Kita akan setop operasi. E-scooter akan kita tahan, dan kita akan minta identitas dari pengguna. Di jalan raya (tanpa jalur sepeda) tidak diperbolehkan," ucap Syafrin.



Sementara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan masukan ke Pemprov DKI terkait regulasi skuter listrik (e-skuter) yang saat ini masih digodok. Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan, Pemprov DKI menangkap respons positif untuk segera membuat regulasi e-skuter.

"Dari pihak DKI, ternyata sudah menangkap respons positif, akhirnya kan membangun regulasi tak mudah, butuh waktu dan butuh harmonisasi. Yang jelas dari Pemprov DKI telah buat regulasi menyangkut bagaimana pengguna dari Grabwheels di sekitar Jakarta," kata Budi saat jumpa pers, di kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019).




Selanjutnya
Halaman
1 2 3