detikNews
2019/11/14 20:34:01 WIB

Pengacara: Jaksa KPK Menggeneralisir Harta Milik Wawan dari Tindak Pidana

Faiq Hidayat - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pengacara: Jaksa KPK Menggeneralisir Harta Milik Wawan dari Tindak Pidana Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Komisaris Utama PT Balipasific Pragama (BPP) Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang. Tim kuasa hukum menilai jaksa KPK hanya berasumsi dan menggeneralisir semua harta kliennya berasal dari tindak pidana.

"Penuntut Umum hanya berasumsi dan menggeneralisirkan seolah-olah semua harta benda yang dimiliki oleh Terdakwa berasal dari tindak pidana. Penuntut Umum seakan-akan menafikan fakta bawah Terdakwa adalah wirausahawan sukses yang berhasil membangun usahanya dengan kerja keras," ujar tim kuasa hukum Wawan saat membacakan eksepsi dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Raya, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

"Apabila praktik seperti ini terus dibiarkan sangat dimungkinkan terjadi kesewenang-wenangan (abuse of power) dengan mengkriminalisasikan calon tersangka/terdakwa lainnya," sambungnya.



Menurut tim kuasa hukum Wawan, dakwaan jaksa KPK tak menguraikan waktu dan cara yang dilakukan seseorang terhadap hasil tindak pidana korupsi. Sebab itu, tidak tepat kliennya didakwa pencucian uang.

"Penuntut Umum tidak tepat mendakwa tindak pidana pencucian uang dilakukan oleh Terdakwa berkaitan dengan harta-harta yang disebut di atas karena tidak beralasan (ongeground), sehingga Dakwaan harus dibatalkan," katanya.





Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com