Siswa Tinggal Kelas di Gonzaga Pernah Dihukum karena Makan Saat Jam Belajar

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 04 Nov 2019 18:02 WIB
SMA Gonzaga
Jakarta - SMA Kolese Gonzaga digugat orang tua murid, Yustina Supatmi, karena anaknya tidak naik kelas. Pihak sekolah menyebut anak itu tak naik kelas karena nilainya tak memenuhi syarat dan dihukum melanggar aturan karena makan di kelas saat jam belajar.

"Misalnya pada waktu pelajaran dia makan, kriuk-kriuk-kriuk, gitu kan, kemudian acara di luar sekolah juga dilarang bawa HP, dilarang bawa dokumen dilarang, tapi dia bawa," kata pengacara SMA Gonzaga, Edi Danggur, di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019).


Namun, menurutnya, yang paling mempengaruhi penilaian sekolah untuk tidak menaikkan kelas adalah nilai yang tidak memenuhi syarat. Edi mengatakan anak Yustina mendapat nilai 68 dalam pelajaran sejarah, sementara KKM-nya 75.

"Tapi itu syarat yang kaitannya dengan kelakuan. Ada syarat yang sangat objektif, yaitu soal nilai. KKM ditentukan 75, dia hanya 68," sambungnya.


Sementara itu, Yustina mengakui anaknya pernah ketahuan merokok. Namun, menurutnya, anaknya sudah menerima hukuman atas kejadian itu, ia kembali menanyakan apakah proses keputusan sekolah yang tidak menaikkan kelas anaknya sudah sesuai dengan prosedur di Permendikbud Nomor 35/2015 atau tidak.

"Sudah (diberi sanksi), dan kami sudah terima dan orang tua sudah tanda tangan dan itu di luar sekolah. Jadi sudah selesai itu, yang pasti itu proses pendidikan. Yang kami tanyakan apakah proses BB ini sudah sesuai dengan Permendikbud yang ada proses tentang kenaikan kelas," kata Yustina.

Selanjutnya
Halaman
1 2