Jokowi Ancam Copot Menteri, KSP Dinilai Bisa Ikut Evaluasi

Jokowi Ancam Copot Menteri, KSP Dinilai Bisa Ikut Evaluasi

Deden Gunawan, Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Selasa, 29 Okt 2019 10:05 WIB
Kabinet Indonesia Maju (BPMI Setpres)
Kabinet Indonesia Maju (BPMI Setpres)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menteri, pejabat, dan birokrat agar serius menjamin tercapainya tujuan program pembangunan. Permintaan itu juga disertai ancaman.

"Bagi yang tidak serius, saya tidak akan memberi ampun. Saya pastikan, pasti saya copot," ujar Jokowi saat menyampaikan pidato pelantikan dalam sidang paripurna MPR, Minggu (20/10/2019).



Periode pertama pemerintahannya, Jokowi beberapa kali mengulang model ancaman seperti ini. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pernah mengancam Menteri Pertanian jika tak berhasil mewujudkan target swasembada beras. Target tersebut bahkan diberi batas waktu tiga tahun. Di saat yang lain, Jokowi pernah memberi peringatan pada Menteri Pariwisata, jika tak memenuhi target kunjungan 20 juta wisatawan per tahun.

"Target saya ke Menpar 20 juta. Kalau nggak ketemu 20 juta? Ya dicopot," ujar Jokowi saat pembukaan Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Kamis, (1/12/2016). Sampai masa jabatan periode pertama berakhir, ancaman itu tak terlaksana meski target 20 juta wisatawan tak bisa direalisasi.



Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Firman Noor mengatakan jangan sampai ancaman presiden tersebut hanya bersifat politis. Pencopotan menteri bukan karena memiliki kinerja buruk tapi lebih disebabkan adanya pertarungan antar elite pimpinan parpol.

"Ada pertarungan politik di level elite dan yang jadi korban adalah menterinya. Mereka belum sempat kerja tapi sudah ada yang rusuh-rusuh di atas, akhirnya terpental," ujar Firman. "Misalnya Kepala Bappenas Andrinof Chaniago. Waktu itu dia tergusur karena banyak kepentingan investor politik."
Selanjutnya
Halaman
1 2 3