detikNews
2019/10/29 08:47:35 WIB

Di Balik Sengkarut Panjang Jokowi Vs Prof Ilham Oetama Marsis

Andi Saputra - detikNews
Halaman 1 dari 3
Di Balik Sengkarut Panjang Jokowi Vs Prof Ilham Oetama Marsis Ilham Oetama Marsis (agung/detikcom)
Jakarta - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) 2015-2018 Prof Ilham Oetama Marsis diberhentikan dari keanggotaan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sengkarut ini melebar ke mana-mana hingga ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA).

Berdasarkan berkas putusan MK dan MA yang dirangkum detikcom, Selasa (29/10/2019), kasus ini berpangkal dari lahirnya UU Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. UU ini membentuk Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) dengan tujuan untuk melindungi masyarakat penerima jasa pelayanan kesehatan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dari dokter dan dokter gigi dibentuk KKI yang terdiri atas Konsil Kedokteran dan Konsil Kedokteran Gigi.

Untuk mewujudkan tugas itu, maka KKI melakukan registrasi dokter dan dokter gigi, mengesahkan standar pendidikan profesi dokter dan dokter gigi serta melakukan pembinaan terhadap penyelenggaraan praktik kedokteran yang dilaksanakan bersama lembaga terkait sesuai dengan fungsi masing-masing.


Siapa anggota KKI? Dalam Pasal 14 disebutkan:

Jumlah anggota Konsil Kedokteran Indonesia 17 orang yang terdiri atas unsur-unsur yang berasal dari :
1. Organisasi profesi kedokteran 2 orang;
2. Organisasi profesi kedokteran gigi 2 orang.
3. Asosiasi institusi pendidikan kedokteran 1 orang;
4. Asosiasi institusi pendidikan kedokteran gigi 1 orang;
5. Kolegium kedokteran 1 orang;
6. Kolegium kedokteran gigi 1 orang;
7. Asosiasi rumah sakit pendidikan 2 orang;
8. Tokoh masyarakat 3 orang;
9. Departemen Kesehatan 2 orang; dan
10. Departemen Pendidikan Nasional 2 orang.




Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com