Pengusaha Afung Didakwa Suap Eks Anggota DPR Nyoman Dhamantra Rp 3,5 M

Faiq Hidayat - detikNews
Senin, 28 Okt 2019 15:59 WIB
Foto: Pengusaha penyuap I Nyoman Dhamantra didakwa beri suap Rp 3,5 miliar (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Direktur PT Cahaya Sakti Agro (CSA) Chandry Suanda alias Afung didakwa memberikan uang Rp 3,5 miliar kepada I Nyoman Dhamantra saat menjabat anggota DPR. Uang tersebut diduga agar Dhamantra membantu pihaknya mengurus kuota impor bawang putih di Kementerian Perdagangan (Kemendag).

"Telah melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan yang mempunyai hubungan sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai suatu perbuatan berlanjut, memberi atau menjanjikan sesuatu," kata jaksa KPK M Takdir saat membacakan surat dakwaan dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Raya, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2019).



Afung didakwa melakukan hal itu bersama-sama Direktur PT Sampico Adhi Abattoir Doddy Wahyudi dan Zulfikar selaku wiraswata. Dhamantra diduga menerima uang tersebut secara bertahap dari para terdakwa.

Kasus ini bermula Afung dibantu Doddy berniat mengajukan kuota impor bawang dengan kerja sama PT Pertani (Persero) melalui 4 perusahaan, yaitu PT Perkasa Teo Agro, PT Citra Sejahtera Antarasia, PT Cipta Sentosa Aryaguna dan PT Abelux Kawan Sejahtera guna memenuhi kewajiban wajib tanam 5% sebagai syarat diterbitkannya Rekomendasi Impor Produk Holtikultura (RIPH). Padahal Afung gagal menyelesaikan kewajiban pembayaran dengan PT Pertani pada tahun 2018.

Atas hal tersebut, Doddy bertemu dengan Dhamantra selaku anggota Komisi VI DPR saat itu yang bermitra kerja Kementerian Pertanian dan Kementerian BUMN agar dibantu dan menanyanyakan cara urus kuota impor bawang putih. Dhamantra pun meminta Doddy menghubungi Mirawati Basri.

"Menindaklanjuti penyampaian dari I Nyoman, pada tanggal 25 Mei 2019, terdakwa Doddy Wahyudi menghubungi Mirawati Basri melalui terdakwa Zulfikar dan Indiana alias Nino menanyakan pengurusan kuota impor bawang putih melalui I Nyoman," jelas jaksa.