detikNews
2019/10/15 12:28:40 WIB

Cerita Risma soal Sulitnya Selamatkan Aset Milik Pemkot Surabaya

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Halaman 1 dari 2
Cerita Risma soal Sulitnya Selamatkan Aset Milik Pemkot Surabaya Seminar Nasional Penyelamatan Aset (Foto: Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharani bercerita kesulitan dirinya dan jajaran Pemkot Surabaya menyelamatkan aset pemerintah di sana. Menurut Risma, masalah utama adalah terkait data soal aset.

Risma awalnya bercerita tentang Pemkot Surabaya yang berupaya mengembalikan aset Rp 6 triliun. Menurutnya, saat ini aset tersebut masih dalam proses audit.

"Ya, yang paling besar terakhir itu kurang lebih senilai Rp 6 triliun yah. Tapi ini masih harus dilakukan audit. Itu YKP (Yayasan Kas Pembangunan)," ujar Risma pada 'Seminar Nasional Peran Kejaksaan Dalam Penyelamatan Aset Negara Sebagai Pilar Pembangunan Nasional' di Hotel Grandhika, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2019).



Baru-baru ini, Risma menyebut pihaknya berhasil menyelamatkan 1,7 hektare yang merupakan aset Pemkot. Lahan tersebut ada di tengah kota Surabaya.

"Nah ini ada lagi yang baru sekali, mungkin sekitar 1 atau 2 minggu ini, kita bisa menyelamatkan 1,7 hektare. Itu di pusat kota ada lahan," ujarnya.

Risma mengaku bekerja sama dengan Kejaksaan dalam mengembalikan aset Pemkot Surabaya tersebut. Dia mengatakan selama ini pihak kejaksaan kerap membantu pihaknya dalam proses penyelamatan aset.



"Saya sangat terima kasih sekali terus terang kepada kejaksaan kami dibantu mulai detail, mulai 2, 3 tahun yang lalu, 2014 itu kita mulai. Mulai kita ada kurang lebih 47 hektare sudah kembali lahan di Surabaya, nilainya macam-macam. Ada yang 7 hektare di luar kota Surabaya di Sidoarjo, ada aset terkenal Gelora Pancasila dulu yang resmikan Bung Karno," ucap Risma.

"Ada lahan milik PDAM itu juga di pusat kota kembali kurang lebih 3000 meter persegi," sambungnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com