Fakta 274 Terpidana Mati di Indonesia: Gembong Narkoba hingga Pembunuh Biadab

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 11 Okt 2019 07:54 WIB
Gedung Kejaksaan Agung (ari/detikcom)
Gedung Kejaksaan Agung (ari/detikcom)

Salah satu yang belum dieksekusi mati adalah ratu narkoba, Ola. Pemilik nama asli Meirika Franola itu direkrut oleh WN Pantai Gading, Mouza Sulaiman Domala, untuk terjun dalam bisnis gelap narkoba pada penghujung 1990-an. Ola lalu merekrut saudaranya untuk berbisnis heroin yaitu Rani dan Deni. Ketiganya kemudian dihukum mati.

Anehnya, Rani yang jadi anak buah Olah malah sudah dieksekusi mati. Ola dan Deni diberi grasi oleh Presiden SBY menjadi penjara seumur hidup. Namun Ola kemudian bisnis narkoba lagi dari balik bui dan akhirnya kembali dihukum mati.


Ada juga komplotan pembuat pabrik narkoba terbesar ketiga di dunia di Tangerang. Mereka adalah

1. WNI Benny Sudrajat alias Tandi Winardi.
2. WNI Iming Santoso alias Budhi Cipto.
3. WN China Zhang Manquan.
4. WN China Chen Hongxin.
5. WN China Jian Yuxin.
6. WN China Gan Chunyi.
7. WN China Zhu Xuxiong.
8. WN Belanda Nicolaas Garnick Josephus Gerardus alias Dick.
9. WN Prancis Serge Areski Atlaoui.

Sembilan orang itu telah dihukum mati namun tidak kunjung dieksekusi.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4