detikNews
Kamis 10 Oktober 2019, 08:32 WIB

Aktivis Antikorupsi Feri Amsari Dimintai Keterangan Polisi Soal Demo UU KPK

Andi Saputra - detikNews
Aktivis Antikorupsi Feri Amsari Dimintai Keterangan Polisi Soal Demo UU KPK Feri Amsari (ari/detikcom)
Jakarta - Aktivis antikorupsi Feri Amsari dimintai keterangan oleh Polda Sumatera Barat terkait demo menolak UU KPK baru. Demo yang dimaksud terjadi di DPRD Sumatera Barat (Sumbar) pada 25 September dan berakhir kericuhan.

"Benar saya dapat surat panggilan untuk dimintai keterangan sebagai saksi pada Rabu (9/10)," kata Feri Amsari saat berbincang dengan detikcom, Kamis (10/10/2019).

Terkait aksi pada 25 September, dosen Universitas Andalas (Unand) itu membenarkan dirinya ikut aksi. Namun, ia dan mahasiswa Universitas Andalas tidak ikut demo ke DPRD Sumbar. Mahasiswa yang melakukan aksi di DPRD Sumbar yang berujung kericuhan bukan aksi Feri dan kelompoknya.

"Kami berpisah di siang hari," ujar Feri.

Terkait panggilan pemeriksaan oleh Polda Sumbar, Feri menghormati pihak kepolisian. Ia berjanji akan bersikap kooperatif. Namun karena panggilan itu datangnya mendadak, ia tidak bisa hadir.

"Saya sedang di luar kota. Undangannya mendadak. Saya akan hadir bila undangan disampaikan dengan layak," ujar Feri.

Direktur Pusako Universitas Andalas itu dikenal sebagai pegiat antikorupsi dan salah satu yang berada paling depan membela KPK. Ia menolak tegas RUU KPK yang melemahkan KPK. Setelah RUU menjadi UU KPK baru, Feri juga mendesak Presiden Jokowi untuk mengeluarkan Perppu KPK guna menganulir UU KPK baru.


Siapa Dukung Perppu KPK? Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(asp/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com