detikNews
2019/10/02 17:28:05 WIB

Telusuri Asal, Petugas Ambil Sampel DNA Penyu Korban Kecelakaan di Bali

Aditya Mardiastuti - detikNews
Halaman 2 dari 2
Telusuri Asal, Petugas Ambil Sampel DNA Penyu Korban Kecelakaan di Bali 18 penyu korban kecelakaan di Legian diambil sampel DNA-nya untuk ditelusuri asalnya (Aditya Mardyastuti/detikcom)

Petugas menimbang berat penyu tersebutPetugas menimbang berat penyu tersebut (Foto: Aditya Mardyastuti/detikcom)


"Penyu hijau di Bali itu biasa ditemukan saat diving tapi untuk peneluran tidak, di Bali setahun bisa (ditemukan) 1-2 sarang yang banyak di Bali penyu lekang dan penyu sisik. Penyu hijau biasa penyebaran di Kalimantan, Sukabumi, Surabaya, Alas Purwo (Banyuwangi)," urainya.


Diduga penyu-penyu ini bakal diperdagangkan. Dari catatannya pada tahun ini ada sekitar 2-3 kasus penitipan penyu dari barang sitaan polisi.

"Mungkin diperdagangkan, kebetulan kalau tujuan untuk konsumsi adalah jenis ini penyu hijau, karena di dalamnya punya lemak hijau yang katanya enak dan ukuran sama (seperti) orang beli ayam cari yang gemuk-gemuk biar bisa dagingnya banyak. Kalau jumlah penangkapan sebanyak ini nangkapnya secara grup entah di feeding ground atau mating ground-nya kita nggak tahu," jelas Aidil.

Ke-18 penyu ini ditemukan dalam truk yang kecelakaan di Simpang Direktorat perempatan Jl Nakula-Dewi Sri, Legian, Senin (30/9). Berdasarkan pemeriksaan, truk itu berjalan dari arah utara ke selatan, diduga karena sopir tidak bisa menguasai kendaraan sehingga menabrak pohon perindang dan pembatas jalan.


Hingga saat ini polisi masih memburu sopir yang menghilang usai kecelakaan. Tak cuma sopir, pemilik kendaraan juga dimintai keterangan oleh polisi.

"Sampai saat ini belum ketemu, nanti diinfo kembali ya," kata Kanit Laka Polresta Denpasar Iptu Ni Luh Tiviasih saat dimintai konfirmasi, Rabu (2/10).
(ams/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com