detikNews
2019/09/27 21:59:35 WIB

Pengacara Tanyakan Urgensi Penahanan Imam Nahrawi, Ini Penjelasan KPK

Ibnu Hariyanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pengacara Tanyakan Urgensi Penahanan Imam Nahrawi, Ini Penjelasan KPK Foto: Eks Menpora Imam Nahrawi. (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta - KPK menanggapi penyataan pengacara eks Menpora Imam Nahrawi, Soesilo Ariwibowo yang mempertanyakan urgensi penahanan kliennya. KPK menjelaskan penahanan itu agar penanganan perkara suap yang menjerat Imam Nahrawi berjalan maksimal dan efektif.

"Sekarang proses pemeriksaan sudah dilakukan dalam kapasitas sebagai tersangka. Satu orang tersangka lain juga sudah kami tahan untuk efektivitas penanganan perkara ini maka dua orang tersangka dalam satu pokok perkara yang sama ini tentu harus berjalan secara beriringan ya," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2019).
Selain itu, Febri menyebut selama proses penyelidikan Nahrawi tidak memiliki itikad baik. Sebab, Nahrawi pernah dipanggil KPK sebanyak 3 kali namun tidak hadir.

"Tersangka itu kan sebenarnya sudah pernah dipanggil juga ya sebelumnya baik di tahap penyelidikan. Di penyelidikan kan tiga kali dan kami tidak melihat dari itikad baik untuk datang pada tahap penyelidikan meskipun tidak ada upaya paksa di tahap penyelidikan tersebut," sebutnya.

Febri mengatakan penahanan terhadap Nahrawi itu sudah memenuhi alasan hukum subjektif dan objektif sebagaimana diatur dalam Pasal 21 KUHAP. Untuk itu, Febri meminta agar Nahrawi menyampaikan bantah-bantahannya di depan penyidik bila merasa keberatan terkait penahanan tersebut.

"Nanti kalau memang dia tersangka baik langsung ataupun melalui kuasa hukum memiliki informasi-informasi atau bantahan-bantahan terkait dengan substansi silakan saja yang disampaikan dalam pemeriksaan," ucapnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com