Bantah Ananda Badudu, Mahasiswa ini Ngaku Dapat Hak Pendampingan Hukum

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Jumat, 27 Sep 2019 21:52 WIB
Foto: Nabil (kiri)-Hatif (kanan)/Samsudha
Jakarta - Ananda Badudu sempat bicara soal pemeriksaan sejumlah mahasiswa pendemo saat dirinya diperiksa di Polda Metro Jaya. Ananda menyebutkan bahwa sejumlah mahasiswa belum mendapatkan pendampingan hukum dan diproses secara tidak etis.

Namun hal itu dibantah oleh Hatif, mahasiswa perguruan tinggi negeri di Bandung. Hatif mengaku mendapat perlakuan baik selama diperiksa polisi.

Hatif memberikan testimoni tersebut di Polda Metro Jaya yang didampingi oleh pengacaranya, Roberto Sitohang dan Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Hatif mengaku ditangkap polisi di Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Kamis (26/9) siang kemarin.

"Saya ditangkap karena saya temukan tameng polisi dan saya bawa dan foto itu viral di medsos, itu sebabnya saya dibawa," kata Hatif kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Selama pemeriksaan tersebut, Hatif mengaku mendapat perlakuan baik dari polisi. Hatif mendapatkan pemenuhan hak-haknya sebagai tersangka.

"Dan saya sampai sini saya dibina oleh anggota Resmob dan disediakan makanan dan kebutuhan saya dipenuhi," tuturnya.

Hatif juga menegaskan bahwa dalam pemeriksaan itu dia mendapatkan hak pendampingan hukum dari pengacara Roberto Sitohang.

"Saat saya di-BAP saya didampingi Bapak Roberto Sihotang dan ini buktinya saya di-BAP dan ada tanda tangan surat kuasa dari Bapak Roberto," lanjutnya.

Dia lalu menjelaskan momen pertemuannya dengan Ananda Badudu di ruang penyidik, pagi tadi. Dia mengaku sempat berkomunikasi dengan Ananda.

"Pgi-pagi saya sedang istirahat dan tiba-tiba Ananda Badudu masuk, dia sempat ngobrol dengan saya dan saya ditanya (oleh Ananda) saya dari mana terus ditanya ada ahli hukum apa engga, saya jawab saya sudah didampingi ahli hukum dan saat dibuat BAP udah seperti itu," jelasnya.