detikNews
2019/09/23 20:47:40 WIB

Polisi Belum Tindak Penerobos Jalur Sepeda, Ini Alasannya

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Polisi Belum Tindak Penerobos Jalur Sepeda, Ini Alasannya Ilustrasi jalur sepeda (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya belum menindak para pengendara kendaraan yang melintas di jalur sepeda. Hal itu karena belum adanya rambu-rambu yang tegas di sepanjang jalur sepeda itu.

"Sepeda itu kan--penerapan hukum itu--pertama harus jelas pelanggarannya apa. Jalur sepeda kan pelanggaran rambu, jadi sama dengan pelanggaran marka rambu," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Nasir mengatakan sejauh ini rambu-rambu di ruas jalur sepeda di Jakarta itu belum bersifat tegas. Jika rambu sudah jelas, seperti rambu di busway, polisi akan menindak pengendara sepeda motor yang melintasi jalur sepeda itu.

"Ketika rambu markanya sudah jelas, kita sudah bisa lakukan penindakan. Sampai saat ini kan belum dituliskan ini khusus jalur sepeda seperti TransJakarta. Baru memang, dibuat marka garis tidak terputus, tetapi belum ditentukan larangan di luar sepeda," ungkap Nasir.

Nasir mengatakan, jika rambu-rambu di jalur sepeda itu sudah tegas, pihaknya tidak segan-segan melakukan penilangan kepada pengendara kendaraan sepeda motor. Polisi akan mengenakan saksi denda Rp 500 ribu kepada para pelanggar karena melanggar rambu-rambu lalu lintas.

"Pelanggaran rambu ada denda Rp 500 ribu sama prosesnya kaya ganjil-genap," jelas Nasir.






Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com