detikNews
Selasa 17 September 2019, 16:21 WIB

Bos Damtour Minta Maaf Gelapkan Dana Umrah: Saya Menzalimi Jemaah

Matius Alfons - detikNews
Bos Damtour Minta Maaf Gelapkan Dana Umrah: Saya Menzalimi Jemaah Polisi merilis kasus penipuan umrah. (Matius Alfons/detikcom)
Depok - Direktur PT Doa Arafah Madina (Damtour) Hambali Abbas meminta maaf atas penggelapan dana ratusan calon jemaah umrah. Hambali siap bertanggung jawab atas kesalahannya itu.

"Ini seharusnya tidak dilakukan oleh saya untuk menzalimi jemaah. Saya mohon maaf kepada seluruh jemaah," kata Hambali di Polres Depok, Jalan Margonda Raya, Depok, Selasa (17/9/2019).

Hambali menyesali perbuatannya. Dia mengaku kesalahannya karena membuat para calon jemaah umrah batal berangkat.

"Saya Hambali selaku direktur PT Damtour, saya mohon maaf dan sangat menyesal kepada seluruh jemaah, sudah mengecewakan mereka semua dengan masalah saya pribadi yang melibatkan semua jemaah," jelas Hambali.

Hambali mengaku siap bertanggung jawab. Dia siap menerima hukuman yang akan diberikan kepadanya.






"Saya harus bertanggung jawab di sini dan selanjutnya nggak tahu Allah yang akan hukum saya. Saya terus nggak tahu gimana berusaha, gimana caranya akan bertanggung jawab," imbuh Hambali.

Hambali ditangkap polisi di Jalan Proklamasi No 1 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok II Tengah, Depok, setelah dilaporkan sejumlah calon jemaah. Total ada 200 korban dengan kerugian sekitar Rp 4 miliar.

Tersangka menggalang dana dari para calon jemaah dengan modus menawarkan paket umrah. Tersangka mengiming-imingi para korban dengan promo perjalanan umrah yang murah dan bisa dicicil.

Kasus ini terbongkar setelah para calon jemaah batal berangkat pada 2018. Hambali juga sempat kabur dan menutup kantornya setelah membawa kabur duit calon jemaah itu.




(mei/mei)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com