detikNews
Selasa 17 September 2019, 13:15 WIB

KPK Minta Hakim Tolak Gugatan MAKI soal Kasus Century

Yulida Medistiara - detikNews
KPK Minta Hakim Tolak Gugatan MAKI soal Kasus Century Suasana sidang gugatan MAKI terkait penanganan kasus Bank Century (Yulida/detikcom)
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta hakim menolak gugatan praperadilan yang diajukan Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) terkait tindak lanjut penanganan kasus skandal Bank Century. KPK menilai gugatan tersebut bukanlah objek praperadilan.

"Termohon memohon kepada hakim praperadilan untuk memeriksa, mengadili, dan memutus perkara praperadilan ini dengan amar putusan, menolak permohonan praperadilan yang diajukan pemohon sebagaimana terdaftar dalam register perkara Nomor: 92/Pid.Prap/2019/PN.Jkt.Sel atau setidaknya menyatakan permohonan praperadilan tidak dapat diterima," kata anggota Biro Hukum KPK Firman Kusbianto di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (17/9/2019).

Firman mengatakan objek praperadilan diatur dalam Pasal 77 KUHAP dan Putusan MK 21/PUU-XII/2014. Karena itu, KPK menilai permohonan praperadilan yang diajukan MAKI bukan lingkup kewenangan lembaga praperadilan.


Firman mengatakan saat ini KPK sudah menindaklanjuti penanganan kasus Bank Century yang sudah inkrah berdasarkan putusan Budi Mulya. KPK sudah melakukan gelar perkara, menerbitkan surat perintah penyelidikan, dan memanggil beberapa saksi.

"Sampai saat ini termohon masih melakukan proses hukum selanjutnya atas perkara tindak pidana korupsi Bank Century aquo berdasarkan ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, di antaranya KUHAP, UU Tipikor, UU KPK, sehingga tindakan yang dilakukan oleh termohon adalah sah menurut HAM," kata Firman.

KPK menegaskan saat ini masih mengumpulkan bukti-bukti terkait penanganan kasus tersebut. Selain itu, KPK mengaku tidak pernah menerbitkan SP3 atau penghentian perkara kasus tersebut.

"Termohon tidak dimungkinkan melakukan penghentian penyidikan oleh karena termohon tidak memiliki kewenangan mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan dan penuntutan perkara tindak pidana korupsi," Firman.

Sebelumnya, MAKI mengajukan gugatan praperadilan terhadap KPK. MAKI meminta hakim menyatakan KPK tidak menjalani putusan praperadilan terkait tindak lanjut penanganan kasus skandal Bank Century.


Selain kepada KPK, gugatan dilayangkan kepada turut termohon I Bareskrim Polri, turut termohon II Kejaksaan Agung, dan turut termohon III Kejari Jakarta Pusat.

Selain itu, Komaryono dari MAKI meminta hakim memerintahkan KPK melimpahkan perkara Bank Century kepada kepolisian dan Kejaksaan untuk dilanjutkan dengan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor.
(yld/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com