detikNews
Senin 16 September 2019, 13:59 WIB

Pendiri Kaskus Andrew Darwis Dipolisikan, Ini Gedung yang Jadi Sengketa

Farih Maulana - detikNews
Pendiri Kaskus Andrew Darwis Dipolisikan, Ini Gedung yang Jadi Sengketa Gedung tersebut digunakan sebagai tempat karaoke. (Farih Maulana/detikcom)
Jakarta - Pendiri Kaskus, Andrew Darwis, dilaporkan Titi Sumawijaya Empel atas dugaan penipuan pemalsuan dokumen. Andrew dituding memalsukan dokumen dalam proses balik nama sebuah gedung dari nama pelapor menjadi atas nama Andrew.

Salah satu anggota tim kuasa hukum Titi, Jack Boyd Lapian, menyebut awalnya kliennya meminjam uang Rp 15 miliar kepada DW, yang disebut-sebut sebagai orang kepercayaan Andrew Darwis. Dalam perjanjian tersebut, Titi memberikan sertifikat gedung yang terletak di Jalan Panglima Polim Raya No 51, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, sebagai jaminannya.

Pinjam-meminjam itu terjadi pada November 2018. Dalam perjanjiannya, Titi diberi tempo selama 13 tahun sejak November 2018 untuk mengembalikan uang tersebut.

Jack menyebut kliennya juga hanya menerima Rp 5 miliar dari pengajuan Rp 15 miliar. Namun sebulan berikutnya, tepatnya Desember 2018, setelah korban mendapatkan pinjaman uang, tiba-tiba gedung miliknya berubah kepemilikan.

"Dalam perjalanannya, sertifikat gedung dibalik nama menjadi Saudara Susanto, lalu terakhir dibalik nama oleh terduga Andrew Darwis pada awal Desember 2018," ungkap Jack dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (16/9/2019).







detikcom menelusuri gedung yang kini menjadi sengketa itu. Setelah ditelusuri, gedung tersebut digunakan sebagai tempat hiburan malam.

'Orchid Karaoke', demikian nama gedung tersebut. Gedung itu terdiri dari 4 lantai.

Tidak tampak aktivitas di gedung tersebut. Tidak tampak pula penjagaan petugas satpam di tempat itu.

"Buka mulai pukul 11.00-03.00 WIB", begitu tulisan di papan elektronik dekat pintu.

Hingga berita ini diturunkan, detikcom sudah mencoba meminta konfirmasi kepada Andrew Darwis. Namun telepon ataupun pesan WhatsApp yang dikirim detikcom belum dijawab Andrew Darwis.


(mei/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com