Masih Ada Yang Tak Tahu Ganjil Genap, Dishub: Sosialisasi Sudah Maksimal

Rolando - detikNews
Selasa, 10 Sep 2019 09:07 WIB
Penindakan pelanggaran di hari ke-2 perluasan ganjil genap. (Rolando/detikcom)
Jakarta - Perluasan ganji genap memasuki hari kedua. Pengendara berpelat ganjil masih ada yang melintasi jalan pada tanggal genap ini.

Pantuan detikcom, di Jalan Tomang Raya, Jakarta Barat, Selasa (10/9/2019), polisi sudah melalukan penindakan tilang kepada pengendara sejak pukul 06.00 WIB. Pengendara berpelat nomor ganjil dari arah Grogol yang menuju Harmoni diberhentikan polisi.



Kepada pengendara yang melanggar, polisi memberitahu bahwa mereka melintasi jalan tidak sesuai dengan pelat nomor. Polisi pun meminta pengendaran menunjukan SIM dan STNK.

Salah seorang orang pengedara yang melanggar, Andi (28) mengaku baru tahu ada perluasan ganjil genap di Jalan Tomang Raya. Selain itu, dia merasa tidak melihat rambu-rambu ganjil genap.



"Belum tahu saya (perluasan ganji genap), biasanya tidak lewat sini," kata Andi.

"(Rambu ganjil genap) Nggak keliatan," ucapnya.

Sementara itu, Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo yang meninjau di lokasi mengatakan telah berupaya secara maksimal melakukan sosialisasi perluasan ganji genap kepada warga. Syafrin mengatakan pihaknya telah bersosialisasi hingga ke pusat perbelanjaan.

"Memang kita pahami upaya kita dalam melakukan sosialisasi sejak tanggal 7 Agustus itu ada yang coba menyampaikan tidak memahami, namun demikian perlu dipahami bahwa Pemprov DKI mencoba mendekatkan pola sosialisasinya tidak lagi di jalan. Bahkan kami ke pusat kegiatan, pusat perbelanjaan, untuk menyampaikan," sebut Syafrin.



"Artinya bahwa upaya maksimal yang kami lakukan, jika masih ada satu-dua hal yang wajar. Karena memang dalam proses sosialisasi tidak semua datang ke mal, tidak semua di jalan, namun demikian perlu dipahami bahwa ini sudah ditetapkan berlaku efektif mulai tanggal 9 September, maka siapa pun yang masuk ke jaringan ini tetap dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009," imbuhnya.

Sistem ganjil genap diberlakukan di 25 ruas di wilayah DKI Jakarta dengan durasi diperpanjang menjadi pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB. Bagi para pengemudi yang melanggar, akan dikenai sanksi denda Rp 500 ribu.


(dnu/dnu)