15 Tahun Kasus Munir, Istri: Saya Tunggu Presiden Berani Ungkap

Ibnu Hariyanto - detikNews
Jumat, 06 Sep 2019 16:55 WIB
Istri Munir, Suciwati (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib yang sudah 15 tahun berlalu belum menemui titik terang. Keluarga Munir pun terus berharap ada keadilan.

Istri Munir, Suciwati, mengatakan hingga kini pemerintah belum mampu menepati janjinya untuk menuntaskan kasus pembunuhan suaminya. Sehingga, ia menduga pelaku pembunuhannya lebih kuat dari pemerintah.

"Banyak janji yang terulang-ulang dan tidak ada bukti sampai sekarang. Ini adalah sebuah kejahatan yang sampai sekarang mungkin penjahatnya lebih kuat. Sehingga para presiden yang memimpin negeri kita ini tidak berani untuk mengungkapnya," kata Suciwati di kantor Kontras, Jl Kramat, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2019).


Ia mengaku sangat prihatin melihat kenyataan hingga hari ini kasus pembunuhan suaminya belum terungkap tuntas. Menurutnya perjalanan waktu 15 tahun bukan waktu yang singkat.

"Sekali lagi kita harus prihatin untuk kejadian yang ada hari ini. Sebuah realitas pahit dan apapun yang terjadi harus terus menerus kita perbaiki. Dalam kasus Munir dalam 15 tahun angka yang cukup banyak buat saya. Ini sebuah kasus yang terang benderang dalam persidangan kita bisa melihat banyak sekali kejanggalan-kejanggalan," ucapnya.


Menurut Suciwati, seharusnya pemerintah Indonesia bisa mengusut kembali kasus Munir ini. Sebab, menurutnya, dalam rekomendasi tim pencari fakta (TPF) kasus Munir secara jelas diminta diusut hingga dalang pembunuhannya.

"Tidak tanggung-tanggung TPF dibuat oleh presiden dan kemudian DPR juga membuat TPF Munir juga. Rekomendasinya juga sama harus sampai dalang pembunuhnya dan ada sebenernya, ada nama-nama yang harus ditindaklanjuti," ucapnya.