Bawa 1.500 Bendera Bintang Kejora, Sayang Diperiksa soal Aksi di Papua

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Selasa, 03 Sep 2019 14:20 WIB
Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Polisi mendalami kaitan Sayang Mandabayan yang ditangkap karena membawa 1.500 bendera bintang kejora dengan rencana aksi di Papua. Sayang yang dipecat dari Perindo ini masih diperiksa polisi.

"Itu (rencana aksi hari ini). Masih didalami dulu, kita menunggu hasil pemeriksaan Polres Manokwari dulu," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, Selasa (3/9/2019).

Sayang awalnya diamankan petugas Bandara Rendani, Manokwari. Sayang lalu diserahkan ke polisi karena petugas menemukan bendera bintang kejora dalam kopernya.




"Jadi ketika masuk ke bandara diamankan oleh petugas security bandara, setelah dilakukan penggeledahan baru diserahkan ke Polsek Manokwari," ujarnya.

Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Mathias Krey mengatakan ada 1.500 bendera bintang kejora berukuran kecil dalam koper yang dibawa Sayang. Sayang ditangkap Senin (2/9) di Bandara Rendani, Manokwari setelah terbang dari Bandara Sorong.

"Bawa 1.500 lembar bendera kecil-kecil," ujar AKBP Krey.




Oknum Partai Tepergok Selundupkan Ribuan Bendera Bintang Kejora:

[Gambas:Video 20detik]



(abw/fdn)