Round-Up

Selisih Pendapat Komisi III DPR Soal Hasil Seleksi Capim KPK

Tim detikcom - detikNews
Senin, 02 Sep 2019 21:00 WIB
Gedung baru KPK (Foto: Rachman Haryanto-detikcom)
Jakarta - Komisi III DPR RI selisih pendapat tentang hasil seleksi calon pimpinan KPK. Ada yang minta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak nama-nama dari pansel, ada pula yang mengatakan Jokowi bisa digugat jika mencoret nama capim dari Pansel.

Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Gerindra Desmond J Mahesa mengatakan Jokowi bisa saja menunda atau membatalkan hasil seleksi Pansel Capim KPK jika dinilai ada ketidakberesan. Alasannya, Pansel merupakan bentukan Jokowi.

"Menurut saya kita ingatkan saja Pak Jokowi bahwa ini ada yang nggak beres agar Pak Jokowi bisa menunda kan, bisa membatalkan," kata Desmond di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2019).



Dia mengatakan Pansel merupakan representasi dari Jokowi. Seharusnya, kata Desmond, 10 nama yang dihasilkan Pansel Capim KPK sudah didiskusikan dengan Jokowi.

"Ini kan representatif Pak Jokowi. Kalau Pak Jokowi mau mengambil yang terbaik ya, seharusnya pansel sebelum menetapkan 10 orang, karena (pansel) tangan presiden, harusnya konsultasi dulu dengan presidennya kan," ujarnya.