KBRI Riyadh Terima Cek Rp 85,1 M Santunan WNI Korban Crane dari Raja Salman

Haris Fadhil - detikNews
Senin, 02 Sep 2019 10:15 WIB
Crane Roboh di Mekah (Gagah Wijoseno/detikcom)

KBRI Riyadh pun telah menyampaikan detail laporan kepada Kementerian Luar Negeri RI untuk dilakukan koordinasi dengan Kementerian Agama RI. Koordinasi itu untuk finalisasi administratif terkait penyampaian dana santunan kepada para korban luka berat dan cacat permanen serta para ahli waris korban meninggal dunia.

"Hampir tiap minggu para keluarga ahli waris di Indonesia menghubungi kami lewat Facebook, WA atau medsos yang lain mempertanyakan kapan realisasi santunan Raja Salman tersebut. Selalu kami jawab bahwa sejak kami mulai bertugas di KBRI pada Maret 2016 akan selalu prioritaskan untuk menyelesaikan kasus crane dengan melakukan upaya komunikasi dengan pemerintahan Kerajaan Arab Saudi," ujar Agus Maftuh.


Dia mengatakan sebenarnya penyelesaian pembayaran santunan Raja Salman untuk para WNI yang menjadi korban baru akan diberikan setelah selesainya proses fatwa waris dari tiap korban meninggal. Namun akhirnya Saudi memutuskan memberikan kemudahan kepada Indonesia dengan merealisasi cek sebelum selesainya finalisasi fatwa waris yang masih dipersiapkan oleh Kemenag RI.

Musibah jatuhnya crane di Masjidil Haram terjadi pada Jumat, 11 September 2015, dan menyebabkan lebih dari 100 orang meninggal dan mencederai lebih 200 orang. Jemaah haji yang menjadi korban musibah crane itu berasal dari Indonesia, Pakistan, India, Bangladesh, Malaysia, Turki, Aljazair, Iran, Irak, Libia, Afganistan, dan Mesir.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3