detikNews
2019/08/08 05:17:08 WIB

Round-Up

Tim Spesial Polri Usut Padamnya Listrik Massal

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Tim Spesial Polri Usut Padamnya Listrik Massal Foto ilustrasi: Gedung Mabes Polri (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Polisi membentuk tim spesial untuk mengusut padamnya listrik massal (blackout) di separuh Pulau Jawa. Mereka mencari tahu adanya unsur pidana hingga pelanggaran administrasi.

Sebagaimana diketahui, blackout separuh Jawa terjadi pada Minggu (4/8) kemarin. Polisi melihat ada kerawanan pada peristiwa tersebut. Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri kemudian bergerak dengan membentuk tim spesial untuk mengusut kasus ini.

"Untuk Bareskrim, kurang-lebih ada 30 orang," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2019).



Tim spesial terdiri dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu dan Direktorat Tindak Pidana Siber. Sedangkan pihak eksternal yang terlibat berasal dari ITB, BPPT, Kementerian ESDM, dan satu pakar kelistrikan.

Dedi menerangkan Direktorat Tindak Pidana Siber dilibatkan karena peristiwa blackout pernah terjadi di salah satu negara di Eropa dan penyebabnya adalah serangan siber.

"Kenapa dilibatkan juga dari siber? Karena ini rawan, karena pengalaman di Eropa, blackout terjadi karena ada serangan siber dan illegal access," terang Dedi.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com