Polri Selidiki Unsur Pidana Terkait Blackout PLN di Separuh Jawa

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 07 Agu 2019 18:10 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Polri membentuk tim khusus untuk menginvestigasi penyebab padamnya aliran listrik negara di separuh Pulau Jawa. Tim akan mendalami dari sisi perbuatan pidana dan pelanggaran administrasi.

"Nanti diinvestigasi apakah ada perbuatan melawan hukumnya, baik itu berupa perbuatan tindak pidana maupun pelanggaran administrasi. Itu nanti akan diaudit baru nanti sesuai fakta hukum," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2019).



Dedi menjelaskan rangkaian investigasi akan dilakukan dari memeriksa pembangkit-pembangkit listrik hingga ke pusat kendali di Jakarta. Hal itu dilakukan agar penyidik memiliki data yang komprehensif.

"Tim ini bekerja akan melakukan investigasi dari hulu sampai hilir, artinya setiap permasalahan di hulu akan diinvestigasi secara komprehensif dengan menggunakan para pakar sampai dengan hilir. Nanti pada tahapan akhir, tim bisa menemukan apa yang menjadi faktor penyebab utama terjadinya blackout," jelas Dedi.

Jika ditemukan unsur pidana atau pelanggaran administrasi, tahap penyelidikan akan langsung ditingkatkan menjadi penyidikan.



"Tim akan menyampaikan kalau misal ada hal yang bersifat melawan hukum dari hasil penyelidikan, bisa ditingkatkan ke penyidikan. Tim bekerja berdasarkan surat perintah Kabareskrim (Komjen Idham Azis)," tutur Dedi.

Blackout di separuh Pulau Jawa terjadi pada Minggu (4/8). Keesokan harinya, PLN melakukan pemadaman listrik secara bergilir di Jabodetabek. (aud/dnu)