detikNews
2019/08/07 05:32:04 WIB

Round-Up

Teka-teki Lolosnya Handphone Farhat Abbas di Rutan Polisi

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Teka-teki Lolosnya Handphone Farhat Abbas di Rutan Polisi Foto: dok. Instagram Farhat Abbas
Jakarta - Pengacara Farhat Abbas menjadi kontroversi setelah mengunggah foto dan video kliennya, Galih Ginanjar di Rutan Polda Metro Jaya. Farhat mengaku telah mendapatkan izin dari polisi, sementara polisi berkata lain.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas mengungkap soal 'lolosnya' ponsel Farhat Abbas ke dalam tahanan. Barnabas mengakui anggotanya kurang jeli dalam melakukan pemeriksaan terhadap Farhat Abbas ketika berkunjung ke Rutan Polda Metro Jaya.

Barnabas menegaskan bahwa ponsel adalah salah satu barang yang 'diharamkan' dibawa pembesuk masuk ke dalam tahanan. Barnabas memastikan petugas jaga telah melakukan pemeriksaan sebagaimana prosedur.

"Jadi siapa pun yang besuk, itu HP tidak boleh dibawa kan memang diperiksa oleh anggota kita," jelas Barnabas kepada wartawan di SPN Lido, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/8/2019).

Namun, saat ditanya bagaimana Farhat Abbas bisa membawa ponsel itu ke dalam rutan, Barnabas tidak bisa memastikannya. Barnabas menduga Farhat menyembunyikan ponsel itu.

"Mungkin dia menyembunyikan di satu tempat yang tidak bisa diperiksa," kata Barnabas.



Atas hal ini, Barnabas telah memberikan hukuman kepada anggotanya yakni berupa teguran keras. Polisi juga menghukum Galih Ginanjar dengan memasukkannya ke sel isolasi karena Farhat ketahuan bawa ponsel ini.

Lain Barnabas, lain pula penuturan Farhat Abbas. Dia mengaku telah mendapatkan izin dari petugas jaga untuk membawa ponsel ke ruang kunjungan.

"Jadi gini, posting-an itu saya bawa handphone dan saya sudah minta izin (ke petugas)," kata Farhat saat dihubungi detikcom, Selasa (6/8/2019).

Farhat saat itu bermaksud merekam permintaan maaf Galih Ginanjar. Hal ini dia lakukan sebagai pengacara untuk membela kepentingan kliennya.

"Tujuanya adalah untuk rekaman minta maaf doang. Kan saya pengacaranya saya kan legal," katanya.






Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com