Kemenpora Cari Masukan Cara Tingkatkan Kemampuan Pemuda

Moch Prima Fauzi - detikNews
Rabu, 31 Jul 2019 15:15 WIB
Foto: Dok. Kemenpora
Foto: Dok. Kemenpora
Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar forum group discussion (FGD). Kegiatan bertemakan 'Strategi Peningkatan Kualitas Sumber Daya Pemuda di Era Digital' ini digelar untuk mencari masukan cara meningkatkan kualitas kemampuan pemuda.

Salah satu yang disorot saat acara tersebut adalah peran pemuda dalam era digital. Menurut Staf Khusus Kemitraan dan Komunikasi Kemenpora Zainul Munasichin, pihaknya terbuka untuk menghadapi dunia digital. Saat ini bahkan sudah banyak anak muda yang memanfaatkannya.

"Era digital sekarang ini adalah eranya anak muda. Sekarang ini ada profesi baru sebagai YouTuber yang memiliki penghasilan besar. Namun dalam dunia digital juga ada sisi positif dan negatifnya. Dan kita harus bisa memanfaatkan era digital ini dengan positif," ungkap Zainul dalam keterangan tertulis, Rabu (31/7/2019).


"Kemenpora tidak bisa tutup mata terhadap pengembangan dunia digital. Ini menjadi tantangan kita bersama. Oleh karena itu saya menginginkan para peserta nanti bisa memberikan kontribusi pemikiran untuk bisa memberi masukan pada FGD ini," harapnya.

Ia melanjutkan, percepatan mencari SDM yang memiliki kontribusi untuk bangsa Indonesia harus segera dilakukan. Apalagi arahan presiden agar fokus terhadap pembangunan dan peningkatan sumber daya manusia Indonesia ke depannya.

"Sekarang ini Presiden Jokowi sangat fokus untuk meningkatkan SDM Indonesia untuk menghadapi era digital. Kemenpora sendiri menjadi salah satu penopang untuk pembentukan SDM tersebut. Di bidang olahraga, Kemenpora terus mencetak dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang bisa lahir dari SDM yang berkompetensi. Sedangkan untuk pemuda, pengembangan skill dan kompetensi pemuda bagian dari pengembangan SDM yang fokus dilakukan oleh Kemenpora," paparnya.

Dalam acara tersebut ia didampingi Kabag Ortakal Biro Perencanaan Kemenpora, Suyadi Prawiro dan perwakilan dari DiLo, Fredy Setyawan.

(prf/mpr)