detikNews
Minggu 14 Juli 2019, 14:46 WIB

PKB Bantu Pulangkan 2 Korban Kawin Kontrak di China ke Indonesia

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
PKB Bantu Pulangkan 2 Korban Kawin Kontrak di China ke Indonesia Ilustrasi perdagangan manusia (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta - Fraksi PKB terus mendorong pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau Human Trafficking. Atas upayanya untuk mengatasi permasalahan, PKB pun berhasil membantu membawa pulang 2 korban perdagangan manusia dengan modus kawin kontrak semalam.

Dua korban yang berhasil dipulangkan ke Tanah Air yakni Ima Puryanti dan Yustina Mira asal Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat yang telah setahun berada di China. Keduanya tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, pada Sabtu (13/7) pukul 21.00 WIB.

"Saya begitu menerima aduan dari SBMI langsung melaporkan ke Cak Imin, dan beliau langsung memerintah fraksi dan Komisi I untuk segera membantu, dan Cak Imin bersyukur 2 warga kita malam ini telah berhasil kembali ke ibu pertiwi yakni Ima Puryanti dan Yustina Mira asal Kalimatan Barat. Dari hasil keterangan kedua adik kita ini masih ada 2 orang yang harus diperjuangkan untuk kembali ke tanah air," kata Wasekjen PKB, Daniel Johan kepada wartawan, Minggu (14/7/2019).



Daniel yang ikut menjemput di Bandara Soekarno-Hatta mengatakan kepulangan Ima dan Yustina tak lepas dari perhatian Fraksi PKB DPR RI dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang terus berupaya untuk memulangkan para korban perdagangan manusia. Saat ini, kata dia, masih ada dua korban lagi yang harus diperjuangkan untuk pulang ke Indonesia.

"Berkat kerja keras dari SBMI, Imigrasi, Pemda, Imigrant Care serta peran serta masyarkat bisa mengungkap dan memulangkan WNI kita. PR masih banyak karena yang terungkap baru sedikit, segera tangkap pelaku-pelakunya terutama 'mak comblang' atau perataranya, pelaku di luar wilayah hukum Indonesia bisa bekerja sama dengan interpol yang penting data-data dan kita punya cukup bukti sebagai dasar pengungkapan," tuturnya.



Anggota DPR itu pun mengimbau pihak imigrasi untuk lebih ketat dalam memantau keluar masuknya WNI maupun WNA. Begitu pula KBRI dan KJRI, menurut dia, harus bekerja lebih ekstra dalam melindungi WNI di tempat ia ditugaskan.

"Kepada Pemda di setiap provinsi dan kabupaten melalui dinas kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) kita berharap bisa membantu pemulangan warganya. PKB memandang bahwa masih banyak warga kita di luar sana yang menjadi korban yang mungkin saat ini ingin pulang ke Indonesia kembali ke keluarga," ujar Daniel.

Simak Video "Soal Partai Pindah Koalisi, PKB Sindir PAN"
[Gambas:Video 20detik]

(mae/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed