detikNews
Sabtu 13 Juli 2019, 18:08 WIB

Bakamla Halau Kapal Asing Vietnam yang Berlayar di Laut Natuna

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Bakamla Halau Kapal Asing Vietnam yang Berlayar di Laut Natuna Bakamla Halau Kapal Vietnam di Natuna (Foto: Istimewa)
Jakarta - Badan Keamanan Laut RI (Bakamla) menghalau kapal ikan asing Vietnam yang berlayar di Laut Natuna. Penghalauan ini dibantu oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kejadian tersebut berlangsung di Laut Natuna, Kamis (11/7) pukul 17.00 WIB. Saat itu Kapal Bakamla KN Bintang Laut-401 bersama KP Hiu 11 milik Ditjen Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP mengejar 6 kapal asing yang beroperasi di sektor timur Laut Natuna.


Bakamla Halau Kapal Asing Vietnam yang Berlayar di Laut NatunaFoto: Istimewa

Setelah itu, KN Bintang Laut - 401 melakukan kontak radio terhadap enam kapal asing tersebut untuk berhenti dan dilakukan pemeriksaan. Pengejaran berlangsung dari perbatasan perairan Indonesia sampai area sengketa (dispute area).

"Tidak adanya perlawanan selama pengejaran berlangsung hingga sekitar pukul 19.00 WIB, saat dilakukannya pemeriksaan oleh KN Bintang Laut-401, kapal Vietnam Coast Guard (VCG) Vung Tao (KN 219) berlayar di sekitar wilayah pemeriksaan. KN Bintang Laut-401 mengadakan kontak radio dengan memperkenalkan sebagai Indonesian Coast Guard (IDNCG) dan mempersilakan kapal VCG untuk bersandar di lambung kanan KN Bintang Laut-401," demikian keterangan tertulis dari Bakamla, Sabtu (13/7/2019).



Untuk mencegah perselisihan dan tensi hubungan diplomatik antara Indonesia dan Vietnam, komandan kapal melakukan koordinasi terkait penanganan kapal di area sengketa tersebut. Kedua belah pihak sepakat bahwa kapal ikan asing yang berada di area sengketa akan diminta keluar dari wilayah tersebut dan kapal yang berada di perairan Indonesia akan ditangkap.

"Setelah kesepakatan tersebut, dilaksanakan penyerahan 2 KIA Vietnam beserta 11 ABK oleh KN BintangbLaut-401 dan 4 KIA Vietnam oleh KP Hiu 11 kepada Vung Tao (KN-219)," ujarnya.

Setelah itu, KN Bintang Laut-401 kembali melanjutkan patroli bersama KP Hiu 11. Kedua kapal itu mendapatkan Kapal VCG Kiem Ngu (KN-261) sedang berlayar memasuki wilayah perairan Indonesia.

"Menyikapi hal tersebut, KN Bintang Laut-401 segera melakukan kontak radio dan memperkenalkan diri sebagai IDNCG dan meminta Kapal VCG Kiem Ngu (KN-261) untuk keluar dari perairan Indonesia. Respons kooperatif pun terlihat saat Kapal VCG Kiem Ngu (KN-261) menerima pesan dan langsung mengubah haluan ke utara menjauh dari perairan Indonesia," imbuhnya.

Simak Video "Bakamla Tangkap Kapal Pengangkut BBM Ilegal"
[Gambas:Video 20detik]

(knv/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed