detikNews
Jumat 12 Juli 2019, 05:30 WIB

Round-Up

Garbi Bakal Jadi Partai, PKS Tanggapi Santai

Tim detikcom - detikNews
Garbi Bakal Jadi Partai, PKS Tanggapi Santai Logo Ormas Garbi. (Foto: Gibran/detikcom)
Jakarta - Perlahan tapi pasti, ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) akan menjadi partai politik (parpol). PKS menanggapi santai rencana Garbi menjadi parpol.

Inisiator utama gerakan ini adalah eks pentolan PKS seperti Anis Matta (eks Presiden PKS) dan loyalisnya. Sejumlah tokoh penting bergabung sebagai dewan pembina Garbi. Di DKI Jakarta, misalnya, ada anggota DPR F-PAN Eko 'Patrio'. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah juga tergabung dalam ormas ini.

Anis mengibaratkan Garbi sebagai startup politik. Anis menyebut, Garbi kemungkinan besar menjadi parpol pada tahun 2020.


"Insyaallah Garbi ini sekarang gerakan pemikiran yang mencoba mencari dan merumuskan arah sejarah baru bagi perjalanan kita sebagai bangsa. Tapi satu gerakan pemikiran tidak boleh berhenti sebagai gerakan pemikiran dia harus dilanjutkan dengan gerakan politik karena itu insyaallah Garbi kelak akan bermetamorfosis menjadi gerakan politik," kata Anis saat menghadiri acara halalbihalal Garbi di salah satu hotel di Jl Cokroaminoto, Denpasar, Bali, Jumat (5/7).

Dalam kesempatan lain, Fahri mengaminkan Anis. Fahri menjelaskan partai baru yang ingin dibentuk dengan latar belakang Garbi adalah partai yang ingin keluar dari stigma yang kontraproduktif terhadap peluang kolaborasi sesama anak bangsa. Menurut Fahri, pihaknya ingin memulai dengan pendekatan yang menumbuhkan optimisme kebesaran Indonesia.




"Ya memang setelah lebih dari setahun ke seluruh Indonesia, kami mendapatkan aspirasi yang kuat dari teman-teman, ada gerakan pemikiran yang telah dimulai oleh Garbi di seluruh Indonesia itu bisa kita teruskan menjadi sebuah gerakan politik berbentuk sebuah partai politik yang memecah kebekuan yang sekarang muncul di tengah-tengah masyarakat kita," ujar Fahri kepada wartawan, Kamis (11/7).


Salah satu inisiator ormas Garbi, Fahri Hamzah.Salah satu inisiator ormas Garbi, Fahri Hamzah. Foto: Lamhot Aritonang


"Dan akhirnya disepakatilah dalam pembicaraan-pembicaraan belum kita formalkan, sehingga tinggal menunggu waktu kapan kita melakukan fomalisasi pembentukan partai politik," imbuhnya.

Fahri menyebut basis konstituen Garbi sebagai partai nantinya adalah seluruh pasar politik dan rakyat Indonesia yang berminat dengan pemikiran Garbi. Ia menegaskan tidak ingin basis politik berdasarkan aliran tradisional.

PKS pun mempersilakan jika Garbi akan menjadi parpol. Tapi dia mengingatkan bahwa mendirikan sebuah parpol itu bukan hal yang mudah.

"Responsnya PKS tentu yang paling tepat Pak Sohibul Iman yang jawab. Tapi kalau saya pribadi, monggo saja. Wong negara demokrasi ini boleh siapa saja. Di PKS itu keluar gampang, masuk susah, karena ikut kaderisasi dulu. Kalau mau bikin partai, welcome to the jungle," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/7).


Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mempersilakan jika Garbi menjadi parpol.Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mempersilakan jika Garbi menjadi parpol. (Foto: dok. PKS)


"Tapi pesannya, bikin partai itu berat, kami aja dah," imbuh Mardani sembari tertawa.

Jika nantinya Garbi akan menjadi parpol, kata Mardani, PKS tak akan menganggapnya sebagai saingan. Mardani pun mengaku sudah mengetahui rencana Garbi menjadi partai politik saat berada dalam satu acara bersama Fahri.


Fahri: Tidak Ada Gunanya Partai Oposisi Gabung ke Pemerintah

Simak Video "Garbi Jadi Parpol, Fahri Hamzah: Jangan Khawatir"
[Gambas:Video 20detik]

(dkp/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com