detikNews
Selasa 09 Juli 2019, 01:21 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Aceh-Papua

Tsarina Maharani - detikNews
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Aceh-Papua Ilustrasi (Foto: dok. Getty Images)
Jakarta - BMKG menyampaikan peningkatan potensi hujan lebat di sejumlah wilayah di Indonesia. Hal ini disebabkan adanya peningkatan aktivitas fenomena gelombang atmosfer (Equatorial Rosby Wave) di sebagian wilayah, seperti Sumatera bagian tengah hingga Papua.

"Dari hasil tinjauan kondisi atmosfer terkini, dalam periode beberapa hari ke depan diidentifikasi adanya peningkatan aktivitas fenomena gelombang atmosfer (Equatorial Rosby Wave) yang dapat meningkatkan potensi udara basah di sebagian wilayah Indonesia, seperti di Sumatera bagian tengah, Kalimantan Barat dan Timur, sebagian besar Sulawesi, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua," kata Deputi Bidang Meteorologi Mulyono R Prabowo dalam keterangan tertulis, Selasa (9/7/2019).


"Sementara itu, pembentukan pola sirkulasi siklonik di sekitar Samudra Pasifik Timur Filipina dapat menyebabkan terbentuknya pola belokan angin, perlambatan, dan pertemuan angin di sekitar wilayah Sulawesi memanjang hingga Maluku Utara," imbuh dia.

Kondisi itu disebutkan dapat menyebabkan terjadinya potensi hujan lebat untuk periode 9-11 Juli 2019. Wilayah yang berpotensi hujan lebat adalah Aceh, Kepulauan Nias, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.


Selanjutnya adalah Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Selain potensi hujan lebat, BMKG memprediksi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan. Disebutkan dapat terjadi gelombang tinggi 2,5-4 meter.

"Potensi gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter diperkirakan terjadi di wilayah perairan barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, perairan Enggano-Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Aceh hingga Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa hingga Pulau Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga NTT, Samudra Pasifik utara Halmahera, Laut Arafuru," sebut Mulyono.


Mulyono pun mengimbau masyarakat agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan. "Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," kata dia.

Simak Video "BMKG Prediksi Musim Kemarau Berlangsung Sampai November"
[Gambas:Video 20detik]

(tsa/tsa)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com